Kekerasan Meningkat, Pemkot Kendari Tingkatkan Perlindungan Perempuan dan Anak
- 21 Jul 2026 19:36 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Asesmen Kondisi dan Kebutuhan UPTD PPA Kota Kendari Tahun 2026.
Forum lintas sektor yang diikuti perwakilan Kementerian PPPA RI, OPD teknis, Satpol PP, PUSPAGA, serta organisasi masyarakat sipil ini diselenggarakan di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kota Kendari pada Selasa, 21 Juli 2026.
Pertemuan ini difokuskan untuk memetakan kapasitas kelembagaan, kecukupan sumber daya manusia, hingga sarana dan prasarana penunjang layanan perlindungan.
Sekretaris Daerah Kota Kendari Amir Hasan menyampaikan bahwa penanganan kasus kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi membutuhkan respons layanan yang cepat serta terintegrasi.
"UPTD PPA memegang peran strategis sebagai garda terdepan dalam pengaduan, penjangkauan, dan penanganan kasus. Penguatan kapasitas kelembagaan, SDM, sarana prasarana, serta tata kelola operasional menjadi prioritas utama yang harus terus ditingkatkan," ujar Amir Hasan.
Sementara itu, Kepala DP3A Kota Kendari Fitriani Sinapoy mengungkapkan adanya peningkatan keberanian masyarakat dalam melaporkan dugaan kasus kekerasan.
Faktor pendorong utama kenaikan laporan ini salah satunya dipengaruhi oleh optimalisasi pemanfaatan Call Center 112 Kota Kendari.
"Jika sebelumnya rata-rata penanganan berkisar 60 kasus per tahun, per Juni 2026 jumlah laporan yang masuk sudah mencapai 60 kasus. Ini menunjukkan tren positif atas responsivitas petugas dan tumbuhnya kepercayaan publik terhadap sistem pengaduan pemerintah," terang Fitriani Sinapoy.
Guna memperkuat upaya pencegahan, DP3A Kota Kendari juga menjalankan program "Meja Baru" (Mencari Jawaban Baru) sebagai ruang evaluasi berkala.
Salah satu implementasinya di lapangan yakni pelaksanaan sosialisasi pencegahan kekerasan secara serentak pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tingkat SMP yang telah menjangkau 15.000 siswa.
Kegiatan edukasi tersebut dijadwalkan akan terus meluas hingga ke tingkat sekolah dasar dan PAUD di seluruh wilayah Kota Kendari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....