Kesetaraan Gender Mewujudkan Layanan Kesehatan Reproduksi yang Inklusif

  • 15 Jul 2026 05:56 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Kesetaraan gender menjadi fondasi penting dalam mewujudkan layanan kesehatan reproduksi yang inklusif, aman, dan mudah diakses seluruh lapisan masyarakat. Pemenuhan hak kesehatan reproduksi membutuhkan dukungan berbagai pihak agar setiap individu memperoleh pelayanan tanpa diskriminasi.

Hal tersebut menjadi pembahasan dalam program Pengarusutamaan Gender Pro 1 RRI Kendari, Senin 13 Juli 2026, bersama Associate Prof. Sartiah Yusran, M.Ed., Ph.D., Ketua Tim Riset Gender, Perempuan, dan Anak Universitas Halu Oleo, serta Jumriah Abdullah, S.KM., M.KM., Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana DP3AP2KB Provinsi Sulawesi Tenggara.

Sartiah Yusran menjelaskan, kesetaraan gender memberi kesempatan yang sama bagi perempuan dan laki-laki untuk memperoleh informasi, pendidikan, serta layanan kesehatan reproduksi sesuai kebutuhan. Pendekatan tersebut juga memperkuat penghormatan terhadap hak setiap individu dalam menentukan pilihan yang bertanggung jawab terkait kesehatan reproduksi.

Jumriah Abdullah menambahkan, pemerintah terus mendorong penguatan edukasi dan layanan kesehatan reproduksi melalui program keluarga berencana, penyuluhan kepada masyarakat, serta kolaborasi lintas sektor. Peran keluarga, tenaga kesehatan, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat menjadi faktor penting dalam memperluas pemahaman mengenai kesehatan reproduksi.

Kedua narasumber sepakat, layanan kesehatan reproduksi yang inklusif akan lebih mudah terwujud ketika kesetaraan gender diterapkan dalam lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja, dan masyarakat. Kolaborasi yang berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus melahirkan generasi yang sehat, berdaya saing, dan menghargai hak setiap individu.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....