Dinas PPPA Kota Kendari Gelar Sosialisasi Pencegahan Stunting

  • 10 Jul 2026 09:41 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID Kendari – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) menggelar Kegiatan Pemberdayaan Perempuan Bidang Politik, Hukum, Sosial, dan Ekonomi pada Organisasi Kemasyarakatan Kewenangan Kota Kendari. Acara yang mengusung tema “Sosialisasi Peran Remaja dalam Pencegahan dan Penanganan Stunting” ini diselenggarakan di Aula Samaturu, Kamis 9 Juli 2026.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, STP., SH., M.Si dalam sambutannya, menegaskan komitmen penuh jajaran eksekutif dalam menjadikan penanganan stunting, penanggulangan kemiskinan, dan pengurangan angka pengangguran sebagai fokus prioritas kebijakan pembangunan pada tahun anggaran 2026.

Sekda juga memaparkan dampak stunting bersifat jangka panjang karena dapat menghambat perkembangan saraf, kemampuan kognitif, motorik, bahasa, hingga meningkatkan risiko obesitas serta gangguan reproduksi di masa depan.

“Penanganan stunting adalah persoalan kompleks yang memerlukan kerja sama lintas sektor secara gotong royong, mulai dari unsur pemerintah, sektor swasta, perguruan tinggi, hingga elemen masyarakat. Remaja merupakan kelompok usia strategis yang memegang peran vital dalam memutus mata rantai ini. Mengapa remaja? Karena stunting adalah sebuah siklus. Jika calon ibu mengalami malnutrisi sejak usia remaja, maka potensi melahirkan bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) akan meningkat, di mana BBLR merupakan salah satu pemicu utama stunting,” ungkap Amir Hasan.

Lebih lanjut, Amir Hasan mengapresiasi metode edukasi sebaya (peer education) yang dinilai jauh lebih efektif dan persuasif untuk diadopsi oleh generasi muda. Ia berharap melalui sosialisasi ini, para remaja putri dapat lebih disiplin dalam menjaga pemenuhan nutrisi sebagai langkah preventif dan persiapan matang sebelum memasuki fase berkeluarga di masa depan, demi melahirkan generasi emas bangsa.

Pemerintah Kota Kendari menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat, dengan harapan sinergi ini dapat mengakselerasi penurunan prevalensi stunting secara berkelanjutan di Kota Kendari.

Sementara itu Kepala Dinas PPPA, Fitriani Sinapoy, mengatakan bahwa, agenda ini dilaksanakan berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) OPD Dinas PPPA serta Surat Keputusan Wali Kota Kendari Nomor 467 Tahun 2026. Sosialisasi ini bertujuan untuk menekan angka prevalensi stunting secara komprehensif, khususnya di wilayah Kota Kendari.

“Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesadaran dan pengetahuan generasi muda mengenai urgensi pencegahan stunting, dampak pernikahan dini, serta pentingnya pemenuhan gizi seimbang selama masa pertumbuhan. Mengingat angka pernikahan usia anak di Kota Kendari masih cukup signifikan, intervensi edukasi ini krusial agar para remaja memahami mitigasi risiko stunting sejak dini,” ujar Fitriani.

Kegiatan ini melibatkan 76 peserta remaja yang proaktif, terdiri atas 65 remaja delegasi kelurahan se-Kota Kendari, 9 perwakilan Forum Anak, serta kelompok penyandang disabilitas. Melalui pembekalan ini, para peserta diproyeksikan mampu bertindak sebagai agent of change (agen perubahan) di lingkungan keluarga maupun komunitas masing-masing.

agenda dilanjutkan dengan pemaparan materi inti bertajuk “Edukasi Gizi dan Kesehatan Reproduksi: Langkah Remaja dalam Mencegah Stunting” yang disampaikan secara komprehensif oleh narasumber ahli, dr. Hasmirah, M.Kes.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....