Indikator Kependudukan Sultra Semakin Membaik
- 09 Jul 2026 09:22 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Meskipun jumlah penduduk Sulawesi Tenggara hanya mencakup sekitar 1% dari total populasi nasional yang mencapai 284 juta jiwa pada tahun 2025, dinamika kependudukan di wilayah Sulawesi Tenggara menunjukkan tren perbaikan yang menggembirakan. Hal tersebut disampaikan Dr. H. Gamsir Bahmid, S.E., M.S. dari Ikatan Praktisi dan Ahli Demografi Indonesia, berdasarkan data Badan Pusat Statistik dan kajian Grand Desain Pembangunan Kependudukan dalam Dialog Sultra Sore RRI Kendari, Rabu 8 Juli 2026.
Gamsir Bahmid menjelaskan laju pertumbuhan penduduk di Sultra cenderung menurun dan stabil di kisaran 2,4 persen, serta angka kelahiran total juga menunjukkan pergerakan ke arah yang lebih baik. Meski demikian, masih terdapat tantangan yang membutuhkan kerja keras bersama, di antaranya angka pernikahan usia dini yang masih lebih tinggi dari rata-rata nasional serta kebutuhan pelayanan keluarga berencana yang belum terpenuhi sepenuhnya.
“Sebagian besar indikator menunjukkan perbaikan berkat kerja sama masif seluruh pemangku kepentingan. Namun pernikahan dini dan kebutuhan pelayanan KB masih perlu perhatian lebih besar,” ujar Dr. Gamsir Bahmid.
Gamsir Bahmid mengatakan, perbaikan beberapa indikator menjadi modal penting dalam merencanakan pembangunan yang tepat sasaran.
Dengan sinergi yang terus diperkuat, struktur kependudukan Sulawesi Tenggara diharapkan semakin berkualitas, seimbang, dan mampu mendukung kesejahteraan masyarakat di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....