Mutiara Pagi: Menjaga Iman Kokoh Melalui Zikir dan Doa

  • 04 Jul 2026 21:25 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Keimanan yang kuat merupakan fondasi utama dalam menjalani kehidupan sebagai seorang muslim. Tanpa iman yang kokoh, amal kebaikan yang dilakukan seseorang akan mudah goyah oleh berbagai godaan dan tantangan kehidupan. Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan utama dalam program Mutiara Pagi RRI, Senin 29 Juni 2026 bersama Dr. Yusuf, S.Pd.I., M.Pd.I., Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Kendari.

Dalam dialog tersebut, Dr. Yusuf menjelaskan, amal shaleh tidak dapat dipisahkan dari keimanan kepada Allah SWT. Keduanya saling melengkapi dan menjadi bekal utama bagi setiap muslim dalam meraih kebahagiaan di dunia maupun di akhirat.

Menurutnya, setiap amal yang dilakukan hendaknya dilandasi oleh keyakinan yang kuat kepada Allah SWT. Amal shaleh bukan hanya sekadar aktivitas atau rutinitas ibadah, tetapi merupakan wujud nyata dari keimanan yang tertanam dalam hati. Karena itu, menjaga keseimbangan antara iman dan amal menjadi tanggung jawab setiap muslim sepanjang hayat.

"Amal shaleh harus dibarengi oleh nilai-nilai keimanan yang kuat kepada Allah SWT. Agar tidak merugi dalam kehidupan ini, kita harus menjaga iman dan amal shaleh dalam setiap perbuatan yang kita kerjakan di dunia ini," ujar Dr. Yusuf.

Lebih lanjut, Dr.Yusuf menjelaskan, menjaga keimanan membutuhkan kesungguhan dan ikhtiar yang dilakukan secara terus-menerus. Menurutnya, terdapat beberapa langkah sederhana namun sangat penting agar iman tetap kokoh dan tidak mudah goyah menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Dr. Yusuf menyebutkan, langkah pertama adalah senantiasa berusaha mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui pelaksanaan ibadah dengan penuh keikhlasan. Semakin dekat seorang hamba kepada Tuhannya, maka semakin kuat pula benteng keimanannya.

Selain itu, ia mengajak umat Islam untuk memperbanyak zikir dalam setiap kesempatan. Zikir menjadi sarana untuk mengingat Allah SWT di tengah berbagai aktivitas, sehingga hati tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh godaan dunia.

Upaya berikutnya adalah memperbanyak doa kepada Allah SWT. Menurut Dr. Yusuf, doa merupakan bentuk pengakuan bahwa manusia memiliki keterbatasan dan membutuhkan pertolongan Allah agar tetap istiqamah dalam keimanan serta diberi kekuatan untuk terus beramal shaleh.

Melalui perbincangan tersebut, masyarakat diharapkan semakin menyadari bahwa iman yang kokoh harus terus dipelihara melalui ibadah, zikir, dan doa, sehingga setiap amal yang dilakukan menjadi bernilai ibadah serta membawa keberkahan dalam kehidupan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....