Tinjau SMA Unggul Garuda di Konda, Mendikti Sainstek Cek Fasilitas Sekolah

  • 01 Jul 2026 16:35 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Prof. Brian Yuliarto melakukan kunjungan kerja ke SMA Unggul Garuda di Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Rabu, 1 Juli 2026.

Kedatangan Menteri disambut langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka bersama Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara Aris Badara serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe Selatan.

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung progres pembangunan, kesiapan sarana dan prasarana, serta fasilitas pendukung lembaga pendidikan tersebut.

SMA Unggul Garuda sendiri diproyeksikan menjadi salah satu sekolah unggulan nasional baru di wilayah Sulawesi Tenggara.

Dalam kunjungan tersebut, Mendikti Sainstek menerima pemaparan dari pihak pelaksana proyek mengenai perkembangan fisik bangunan di lapangan.

Hingga saat ini, realisasi pembangunan kawasan sekolah tersebut dilaporkan telah mencapai kisaran 61 persen.

Kawasan sekolah yang sedang dibangun meliputi gedung pembelajaran, kompleks asrama putra dan putri, serta area hunian kepala sekolah.

Selain itu, dibangun pula fasilitas hunian guru dan tenaga kependidikan, gedung multifungsi, kantin atau food court, fasilitas olahraga, serta berbagai sarana penunjang lainnya.

Usai menerima pemaparan, Menteri bersama Gubernur dan rombongan meninjau langsung sejumlah titik pembangunan untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai target.

Pemeriksaan berkala ini ditujukan agar spesifikasi dan standar mutu bangunan yang telah ditetapkan sejak awal dapat terpenuhi dengan baik.

Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka menjelaskan bahwa kemitraan antar-tingkat pemerintahan merupakan kunci utama dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas.

"Kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten adalah hal yang mutlak diperlukan. Melalui sinergi ini, kita dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berdaya saing tinggi," ujar Andi Sumangerukka.

Berdasarkan data teknis dari pihak pelaksana proyek, progres pembangunan per 28 Juni 2026 tercatat telah menyentuh angka 61,933 persen.

Untuk target penyelesaian pekerjaan keseluruhan sesuai papan proyek dijadwalkan selesai hingga 27 September 2026 mendatang.

Sementara itu, untuk masa pemeliharaan bangunan pascakonstruksi dijadwalkan berlangsung mulai 28 September 2026 hingga 22 September 2027.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....