BPS Sultra Rilis Perkembangan Inflasi hingga Pariwisata Selama Mei hingga Juni

  • 01 Jul 2026 13:18 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara merilis beberapa indikator strategis terkini terkait Inflasi, Nilai Tukar Petani, Ekspor dan Impor, Transportasi, serta Perkembangan Pariwisata.

Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Hadi Susanto, dalam siaran persnya di BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Rabu 1 Juli 2026, disebutkan pada Juni 2026, mengalami inflasi Year on Year (y-on-y) sebesar 4,68 persen. Sedangkan Inflasi tertinggi terjadi di KotaBaubau sebesar 5,60 persen. “Inflasi month to month (m-to-m) Provinsi Sulawesi Tenggara sebesar 1,29 persen,” ungkapnya.

Sedangkan Nilai Tukar Petani (NTP) Sulawesi Tenggara pada Juni 2026 tercatat 101,61 atau mengalami penurunan sedalam 0,03 persen dibanding bulan sebelumnya yangtercatat sebesar 101,64.

“Untuk nilai Ekspor Sulawesi Tenggara pada Mei 2026 mencapai US$215,93 juta atau turun 29,76 persen dibanding ekspor Mei 2025 yang tercatat US$307,43 juta. Sedangkan nilai Impor Sulawesi Tenggara pada Mei 2026 mencapai US$379,76 juta, naik 442,47 persen dibandingkan Mei 2025,” kata Hadi.

Dibagian lain, Pada Mei 2026, jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat dari Sulawesi Tenggara tercatat sebanyak 51.739 orang, turun sebesar 6,54 persen dibandingkan April 2026 yang mencapai 55.360 orang.

“Sedangkan jumlah penumpang angkutan laut domestik yang naik pada Mei 2026 tercatat 109.511 orang, tercatat mengalami penurunan sebesar 27.19 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 150.405 orang,” jelasnya.

Demikian halnya dengan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di Sulawesi Tenggara pada Mei 2026 tercatat sebesar 36,67 persen atau mengalami penurunan 2,37 poin dibandingkan dengan bulan sebelumnya (April 2026) yang tercatat sebesar 39,04 persen.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....