Tari Budaya Menginspirasi Generasi Muda Berkarya Positif
- 21 Jun 2026 18:06 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Seni tari tidak hanya menjadi sarana pelestarian budaya daerah, tetapi juga mampu menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas dan membangun karakter positif. Hal tersebut disampaikan oleh Deno Rinambo, Pendiri Sanggar Tari Dn'art Kendari sekaligus Juara II Lomba Cipta Tari Garapan Baru pada ajang HUT Sulawesi Tenggara, dalam Dialog Tonga Oleo Pro 4 RRI Kendari, Minggu 21 Juni 2026 bersama penyiar Sahidin.
Menurut Deno Rinambo, seni tari memiliki peran penting dalam membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, serta rasa cinta terhadap budaya daerah. Melalui aktivitas menari, generasi muda tidak hanya belajar tentang gerakan dan estetika, tetapi juga memahami nilai-nilai budaya yang diwariskan oleh para leluhur.
Ia menjelaskan keberadaan sanggar tari menjadi ruang positif bagi anak-anak dan remaja untuk mengembangkan bakat sekaligus menjauhkan diri dari berbagai pengaruh negatif. Melalui latihan yang rutin, para peserta didik diajarkan untuk bekerja sama, menghargai sesama, dan berani menampilkan kemampuan di depan publik.
Deno juga mengungkapkan prestasi yang diraih dalam Lomba Cipta Tari Garapan Baru pada peringatan HUT Sultra menjadi motivasi untuk terus berkarya dan berinovasi dalam mengembangkan seni tari berbasis budaya lokal. Menurutnya, kreativitas generasi muda perlu didukung agar mampu menghasilkan karya yang tidak hanya menarik, tetapi juga mengangkat identitas daerah. Semangat pelestarian budaya melalui seni tari juga sejalan dengan berbagai upaya penguatan budaya dan ekonomi kreatif yang menjadi bagian dari perayaan HUT Sulawesi Tenggara.
Dalam dialog tersebut, Deno menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, komunitas seni, dan masyarakat untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi generasi muda dalam berkesenian. Dengan dukungan yang berkelanjutan, seni tari diyakini dapat menjadi media edukasi sekaligus sarana pembentukan generasi yang kreatif, produktif, dan berkarakter.
Melalui Sanggar Tari Dn'art Kendari, Deno berharap semakin banyak anak muda yang tertarik mempelajari seni budaya daerah dan menjadikannya sebagai inspirasi untuk terus berkarya positif. Ia optimistis budaya lokal akan tetap lestari apabila diwariskan kepada generasi muda melalui pendekatan yang kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Dialog Tonga Oleo Pro 4 RRI Kendari ini menjadi momentum untuk mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, agar terus mencintai dan melestarikan budaya daerah melalui seni tari sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan Sulawesi Tenggara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....