Bupati Konut Ingatkan Kepala Desa Tidak Salah Gunakan Dana Desa
- 19 Jun 2026 13:29 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID Konawe Utara – Bupati Kabupaten Konawe Utara Dr.Ikbar mengingatkan seluruh Kepala Desa agar pengunaan dana desa sesuai dengan aturan salah satunya 20 persen di gunakan untuk program penanganan Stunting, gizi buruk dilaksanakan tepat sasaran.
Ikbar juga mengingatkan agar kepala desa tidak mengedepankan ego sektoral dalam menyalurkan bantuan makanan tambahan bergizi kepada warga yang terpapar gizi buruk, ibu hamil sehingga tidak adalagi yang tidak tepat sasaran.
“Kita libatkan kejaksaan dan kepolisian untuk mengaudit nanti penggunaan dana desanya, salah satunya alokasi dana desa untuk penanganan stunting, gizi buruk, kalau salah penggunaannya nanti di tanggung sendiri,” tegasnya saat membuka launching intervensi penanganan Stunting di Balai Desa Tondowatu, Kamis 18 Juni 2026.
Ikbar juga mengimbau para kepala desa agar menanggalkan persoalan politik dalam penanganan stunting dan selalu berkoordinasi dengan tim kesehatan di puskesmas terdekat untuk mengetahui kondisi kesehatan warganya, serta melaporkan kepada tim medis jika ada masyarakatnya yang terindikasi stunting atau gizi buruk. Selain itu, bersama dengan tim kesehatan untuk mengawal kondisi kesehatan warganya jika ada yang terdampak stunting, atau gizi buruk sampai benar-benar sembuh.
“Jangan karena kemarin pemilihan desa tidak di pilih, lantas bantuan yang harusnya di dapat warganya tidak di berikan. Jadi tanggalkan itu soal politik. Peran kita bersama adalah menyelamatkan generasi penerus, memberikan jaminan kesehatan yang baik pada masyarakat,”imbaunya.
Ikbar juga menyampaikan agar setiap penyalur bantuan tambahan makana bergizi ke masyarakat di kawal dengan baik. Di pastikan donasi yang di peroleh masyarakat di konsumsi, tidak di manfaatkan untuk kepentingan lain.
“Ada juga saya dapat laporan, bantuan yang di dapat, malah di jual kembali. Seperi susu yang kita siapkan ini harganya Rp 500 ribu. Ini ada kasus, sudah di kasi, malahan dia jual kembali. Jadi kepala saya minta agar penyaluran bantuannya di kawal sebaik mungkin,”ungkapnya.
Ikbar menambahkan saat ini Angka prevalensi stunting di Kabupaten Konawe Utara masih cukup tinggi mencapai 290 anak dan harus menjadi perhatian serius.
“Angka prevalensi bukan sekadar data statistik. Dibalik angka itu terdapat anak-anak konut, keluarga, dan generasi penerus daerah yang membutuhkan kehadiran nyata pemerintah,” ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....