Kemenkum Sultra Bersama Pemkab Buteng Luncurkan Tenun Motif Bunga Labu

  • 19 Jun 2026 12:55 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID Buton Tengah – Warisan budaya dan kreativitas masyarakat Buton Tengah (Buteng) kembali menorehkan prestasi gemilang di panggung publik. Setelah sebelumnya resmi mengantongi Surat Pencatatan Hak Cipta dari Kementerian Hukum (Kemenkum), hari ini Tenun Motif Bunga Labu secara resmi diperkenalkan kepada masyarakat melalui prosesi Soft Launching di Show Room Tenun Dekranasda, Buton Tengah. Kamis 18 Juni 2026.

Langkah strategis ini menjadi babak baru bagi perlindungan sekaligus pengembangan ekonomi kreatif lokal, setelah sebelumnya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tenggara (Kakanwil Kemenkum Sultra), Topan Sopuan, menyerahkan langsung Surat Pencatatan Hak Cipta atas karya seni komunal tersebut kepada Umi Noranah, Ketua Dekranasda Kabupaten Buton Tengah sekaligus istri Bupati Buton Tengah.

Kepala Bidang Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Sultra, Linda Fatmawati Saleh menegaskan soft launching ini bukan sekadar seremoni busana biasa, melainkan momentum penting dalam menegaskan legalitas budaya.

"Lahirnya Tenun Motif Bunga Labu ini adalah bukti nyata sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, perajin, dan Kemenkum. Dengan adanya sertifikat hak cipta yang telah diserahkan oleh Bapak Kakanwil sebelumnya, motif ini kini memiliki perlindungan hukum yang kuat dari klaim pihak lain. Ini adalah modal besar untuk membawa produk lokal Buton Tengah bersaing di kancah nasional bahkan internasional," ujar Linda Fatmawati Saleh.

Linda juga menambahkan Kemenkum Sultra akan terus berkomitmen mengawal dan memfasilitasi pendaftaran Kekayaan Intelektual (KI) komunal maupun personal di wilayah Sulawesi Tenggara guna memacu pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis budaya.

Sementara itu, Umi Noranah selaku pencetus sekaligus sosok di balik pelestarian motif ini, tampak bangga membagikan kisah di balik terciptanya mahakarya tersebut. Di hadapan para tamu undangan,Umi memaparkan asal-usul mendalam dari motif tenun yang kini menjadi kebanggaan baru masyarakat Buteng.

"Bunga labu bukan sekadar tanaman biasa bagi masyarakat kami. Ia adalah simbol kesuburan, ketahanan, dan kebersamaan yang tumbuh subur di bumi Buton Tengah. Filosofi inilah yang kami tuangkan ke dalam selembar kain tenun—menjalin tradisi masa lalu dengan kreativitas masa kini," ungkap Umi Noranah dengan penuh semangat.

Tenun ini juga nantinya akan digunakan oleh Ibu Umi dalam acara Hari Ulang Tahun (HUT) Dekranasda yang akan berpusat di Makassar dalam waktu dekat.

"Kami ingin seluruh Indonesia melihat keindahan cerita dan filosofi yang ditenun oleh tangan-tangan terampil perempuan Buton Tengah. Makassar akan menjadi saksi bagaimana Tenun Bunga Labu ini siap mewarnai khazanah wastra nusantara," pungkasnya optimis.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....