Intervensi Dini Cegah Risiko Stunting di Kota Kendari

  • 17 Jun 2026 13:41 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Pemerintah Kota Kendari menekankan pentingnya upaya pencegahan lebih awal sebagai kunci utama menekan angka stunting, bukan hanya menangani kasus yang sudah muncul. Langkah ini dilakukan dengan menjangkau kelompok sasaran sejak masa kehamilan hingga usia balita, serta memperhatikan berbagai faktor penyebab yang menyangkut aspek kesehatan, sosial, dan pola kehidupan masyarakat.

Strategi ini diambil mengingat saat ini terdapat sekitar 12 ribu balita yang berpotensi mengalami gangguan pertumbuhan jika tidak segera mendapatkan perhatian. Selain itu, faktor risiko seperti pernikahan usia dini dan kehamilan pada usia yang belum matang juga menjadi perhatian khusus karena dapat memengaruhi kualitas kesehatan ibu dan janin yang dikandungnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, Hasria Mahmud, menjelaskan, pendekatan pencegahan jauh lebih efektif dan efisien dibandingkan penanganan setelah kasus terjadi. Oleh karena itu, intervensi terpadu akan segera dimulai pada Juli 2026 mendatang dengan melibatkan seluruh unsur terkait.

“Menangani anak yang sudah stunting tentu penting, namun mencegah agar anak tidak masuk kategori berisiko jauh lebih utama," ujar Hasria Mahmud, Rabu 17 Juni 2026.

Ia menjelaskan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan rutin, berikan makanan tambahan, vitamin, serta edukasi kesehatan kepada ibu hamil dan keluarga. Faktor sosial seperti pernikahan dini juga harus menjadi perhatian bersama agar risiko ini bisa ditekan sejak dini.

Menurutkan, keberhasilan upaya ini tidak bisa dilakukan oleh satu instansi saja. Diperlukan kerja sama lintas bidang mulai dari pemenuhan gizi, ketersediaan air bersih, sanitasi yang layak, hingga pembinaan pola asuh anak di lingkungan keluarga. Semua aspek ini saling berkaitan dan menentukan kualitas pertumbuhan anak.

Melalui intervensi yang terencana dan terpadu, diharapkan tidak hanya angka stunting yang menurun, tetapi juga angka risiko gangguan pertumbuhan dapat ditekan secara signifikan. Langkah ini menjadi investasi jangka panjang bagi Kota Kendari untuk memastikan terciptanya generasi yang sehat secara fisik, cerdas secara intelektual, dan siap mendukung kemajuan daerah di masa mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....