Data 30 Ribu Balita Jadi Dasar Intervensi Stunting Kota Kendari

  • 17 Jun 2026 13:31 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Pemerintah Kota Kendari menempatkan pendataan secara akurat sebagai langkah awal dan paling penting dalam upaya menekan angka stunting. Sebanyak 30 ribu balita yang tersebar di seluruh wilayah kota menjadi fokus pemetaan, yang hasilnya akan menjadi acuan utama untuk melaksanakan penanganan yang tepat sasaran mulai Juli 2026 mendatang. Pendataan dilakukan dari tingkat Rukun Tetangga (RT) guna memastikan tidak ada satu pun anak yang terlewatkan.

Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, menegaskan penanganan stunting bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga upaya menjaga kualitas sumber daya manusia di masa depan. Anak yang mengalami gangguan pertumbuhan akan berdampak pada kemampuan belajar dan produktivitasnya saat dewasa, sehingga membutuhkan perhatian dan kerja sama dari berbagai pihak.

“Stunting bukan sekadar masalah kesehatan, melainkan ancaman serius bagi kualitas generasi mendatang. Penanganannya harus dilakukan secara kolaboratif, terukur, dan berbasis data yang nyata agar hasilnya benar-benar efektif,” ujar Amir Hasan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, Hasria Mahmud, menjelaskan saat ini terdapat lebih dari 400 anak yang sudah tercatat mengalami stunting, serta sekitar 12 ribu anak yang berpotensi mengalaminya jika tidak segera dicegah. Oleh karena itu, pengumpulan data yang lengkap paling lambat sebelum 1 Juli menjadi syarat mutlak agar intervensi berupa pemeriksaan kesehatan, pemberian makanan tambahan, vitamin, dan edukasi dapat segera dilaksanakan.

Selain itu, pihaknya juga mewaspadai faktor risiko sosial seperti pernikahan usia dini dan kehamilan pada usia yang belum ideal yang terbukti meningkatkan kemungkinan terjadinya stunting. Pemantauan kondisi ini juga menjadi bagian dari pendataan yang dilakukan agar penanganan menyeluruh.

Dengan tersedianya data yang akurat dan lengkap, diharapkan upaya pencegahan dan penanganan dapat berjalan lebih terarah. Langkah ini menjadi fondasi penting untuk menekan angka stunting secara signifikan serta memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal sesuai harapan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....