Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Kemenag Sultra Gelar Zikir, Istighozah dan Tausiyah

  • 16 Jun 2026 15:05 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H Tahun 2026 M, Kanwil Kemenag Sultra menggelar Zikir, Istighozah dan Tausiyah di Aula Kanwil Kemenag Sultra, Senin 15 Juni 20206.

Melalui kegiatan ini, Kakanwil Kemenag Sultra H. Mansur S.Pd., M.A dalam sambutannya menyampaikan sejumlah program untuk meningkatkan spirit hijrah sekaligus kepedulian sosial.

Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H (Peaceful Muharram) dengan tema Menebar Maslahat, Menguatkan Umat, jajaran ASN, Kepala Kankemenag Kota Kendari dan Jajaran, Ketua Umum MUI Sultra sekaligus Pembawa Hikmah Tahun Baru Islam, KH. Muslim, Ketua Baznas Sultra, Kepala LPP RRI Kendari, Satgas Densus 88 AT Polda Sultra, Ketua KKD Sultra, Pimpinan Ormas Keagamaan Islam, serta Pimpinan Lembaga Amil Zakat se Kota Kendari.

Dikesempatan tersebut, Kakanwil, H. Mansur juga mengimbau seluruh jajaran Kanwil Kemenag Sultra untuk terus menggaungkan semangat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H melalui berbagai kegiatan keagamaan dan sosial dalam program Peaceful Muharram. Program ini bertujuan memperkuat nilai-nilai kedamaian, ketenteraman, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, kegiatan zikir tersebut menjadi momentum untuk melakukan introspeksi dan evaluasi diri dalam menyambut tahun baru Islam. Dikatakannya, Hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan secara fisik, tetapi juga perubahan sikap dan perilaku ke arah yang lebih baik.

"Melalui zikir ini kita melakukan muhasabah diri, mengevaluasi apa yang telah dilakukan, serta melakukan refleksi agar mampu memperbaiki diri dan menghadirkan kedamaian dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Selain zikir bersama, Kemenag Sultra juga menyiapkan sejumlah program lanjutan yang menjadi bagian dari gerakan Peaceful Muharram. Salah satunya adalah Gerakan Bersih-Bersih Masjid yang akan melibatkan ASN Kementerian Agama di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.

Program tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan rumah ibadah, tetapi juga menciptakan suasana yang nyaman bagi masyarakat dalam melaksanakan ibadah.

"Masjid yang bersih akan membuat jamaah merasa nyaman, tenang, dan khusyuk dalam beribadah. Karena itu, gerakan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata ASN Kemenag untuk masyarakat," jelasnya.

Program berikutnya adalah Gerakan Hataman Al-Qur'an yang ditargetkan mencapai sekitar 10.000 khataman di Sulawesi Tenggara dalam satu hari pelaksanaan yang akan ditentukan kemudian. Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional 100.000 Hataman Al-Qur'an yang dicanangkan Kementerian Agama RI.

Tidak hanya fokus pada kegiatan spiritual, Kemenag Sultra juga menyiapkan program kepedulian sosial melalui kegiatan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Pada momentum 10 Muharram nanti akan digelar Lebaran Yatim dan Difabel, sebagai bentuk perhatian kepada anak yatim, piatu, dan kelompok rentan lainnya.

Melalui kegiatan tersebut, ASN Kementerian Agama diajak untuk berbagi rezeki serta menghadirkan kebahagiaan bagi saudara-saudara yang membutuhkan perhatian dan bantuan.

H. Mansur juga mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara untuk memanfaatkan momentum Peaceful Muharram sebagai sarana memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan, serta bersama-sama mewujudkan kehidupan yang damai dan sejahtera di Bumi Anoa.

"Semoga melalui rangkaian kegiatan Peaceful Muharram ini, kita dapat memperkuat nilai-nilai keagamaan, meningkatkan kepedulian sosial, dan bersama-sama mewujudkan Sulawesi Tenggara yang damai, rukun, dan sejahtera," pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....