BPBD Bombana Bangun Box Culvert dan Keruk Saluran Pembuang Atasi Banjir
- 16 Jun 2026 15:48 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bombana bergerak cepat melakukan langkah konkret guna mengatasi persoalan banjir tahunan di Kelurahan Puulemo, Kecamatan Poleang Timur. Sebagai langkah penanganan jangka panjang, BPBD saat ini tengah memfokuskan pengerjaan infrastruktur berupa pembangunan jembatan box culvert (gorong-gorong kotak beton) serta pengerukan intensif pada saluran pembuang utama.
Langkah ini diambil menyusul tingginya frekuensi banjir yang kerap merendam pemukiman warga dan memutus akses jalan di wilayah tersebut setiap kali intensitas curah hujan meningkat.
Kepala BPBD Kabupaten Bombana Drs Hasdin Ratta, Msi mengatakan penataan infrastruktur di Kelurahan Puulemo menjadi salah satu prioritas utama instansinya tahun ini.
"Kelurahan Puulemo merupakan salah satu titik rawan yang sering kali terdampak genangan air cukup parah. Struktur jembatan yang lama dinilai sudah tidak mampu menampung debit air yang melonjak, ditambah lagi adanya sedimentasi atau pendangkalan di saluran pembuang. Oleh karena itu, kita ganti dengan box culvert yang berkapasitas lebih besar dan sekaligus mengeruk salurannya," ujar Hasdin Ratta
Pembangunan box culvert ini diproyeksikan dapat memperlancar arus air bawah jalan sehingga tidak lagi meluap ke pemukiman dan area perkebunan warga. Di saat yang sama, pengerukan saluran pembuang menggunakan alat berat diharapkan mampu mengembalikan fungsi optimal saluran dalam mengalirkan air menuju muara akhir. Langkah sigap yang dilakukan oleh pemerintah daerah melalui BPBD ini mendapat apresiasi besar dari masyarakat Kelurahan Puulemo. Warga mengaku selama ini selalu waswas setiap kali musim penghujan tiba.
Dengan adanya pelebaran volume pembuangan air ini, risiko banjir yang kerap melumpuhkan aktivitas ekonomi masyarakat Poleang Timur diharapkan dapat ditekan secara signifikan. BPBD Bombana juga mengimbau kepada seluruh masyarakat di sekitar lokasi pembangunan untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan setelah proyek ini rampung, terutama dengan tidak membuang sampah ke dalam saluran air yang baru dikeruk agar fungsi drainase tetap terjaga optimal. (DS)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....