Pantau Inflasi Nasional, Pemkot Kendari Ikuti Rakor Bersama Mendagri
- 16 Jun 2026 07:41 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Wakil Wali Kota Kendari Sudirman bersama Asisten II Setda dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kota Kendari mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 secara daring, Senin, 15 Juni 2026.
Rakor yang difasilitasi oleh Bagian Ekonomi Kota Kendari tersebut diikuti dari Ruang Rapat Wakil Wali Kota.
Agenda strategis skala nasional ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian serta diikuti oleh jajaran pemerintah daerah dari seluruh Indonesia.
Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menekankan pentingnya tindakan nyata dari pemerintah daerah untuk menjaga daya beli masyarakat di wilayah masing-masing.
Setiap kepala daerah juga diinstruksikan untuk memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok tetap aman di pasar tradisional maupun modern.
Meskipun secara umum kondisi ekonomi makro masih berada dalam rentang yang terkendali, pusat meminta daerah untuk tidak lengah.
Mendagri meminta seluruh kepala daerah untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan harga sejumlah komoditas pangan yang dapat memengaruhi stabilitas warga.
Berdasarkan data perkembangan yang dipaparkan dalam rakor, capaian inflasi nasional per Mei 2026 menunjukkan tren yang cukup terjaga.
Inflasi tahunan Mei 2026 terhadap Mei 2025 tercatat berada pada tingkat sebesar 3,08 persen.
Sementara itu, untuk angka inflasi bulanan berada di angka 0,28 persen dan inflasi tahun kalender berada pada posisi 1,35 persen.
Merespons pemaparan berkala tersebut, Wakil Wali Kota Kendari Sudirman mengutarakan kesiapan penuh jajarannya untuk mengawal program pengendalian harga.
TPID Kota Kendari akan bergerak cepat mencermati berbagai strategi penanganan dari pusat, terutama dalam menghadapi potensi gejolak harga pangan musiman.
Langkah antisipasi di tingkat lokal akan dimaksimalkan melalui sistem pemantauan stok lapangan yang terintegrasi.
Sudirman menyatakan bahwa sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, instansi vertikal, serta pelaku usaha sangat krusial dalam menjaga stabilitas harga.
"Sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, instansi vertikal, pelaku usaha, dan masyarakat sangat krusial dalam menjaga stabilitas harga serta ketersediaan kebutuhan pokok," ujar Sudirman
Melalui partisipasi aktif dalam rakor rutin ini, Pemkot Kendari berharap efektivitas pelaksanaan operasi pasar murah dapat berjalan lebih tepat sasaran.
Penataan rantai pasok komoditas lokal juga diharapkan berjalan lebih optimal demi menjaga kesejahteraan perekonomian seluruh masyarakat Kota Kendari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....