Pelestarian Pesisir Penting Cegah Kerusakan Lingkungan Berkelanjutan

  • 14 Jun 2026 22:04 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Upaya pelestarian kawasan pesisir menjadi langkah penting dalam mencegah terjadinya kerusakan lingkungan yang dapat berdampak jangka panjang terhadap ekosistem dan kehidupan masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh Andi Rahman, Direktur WALHI Sulawesi Tenggara, dalam program Sultra Sore Ini Pro 1 RRI Kendari bersama penyiar Yudha, Sabtu 13 Juni 2026.

Dalam dialog tersebut, Andi Rahman menjelaskan bahwa wilayah pesisir memiliki fungsi strategis sebagai penyangga ekosistem, pelindung alami dari abrasi, serta sumber penghidupan bagi masyarakat pesisir. Oleh karena itu, menjaga kelestarian kawasan pesisir menjadi tanggung jawab bersama yang tidak dapat diabaikan.

Menurutnya, berbagai aktivitas yang tidak memperhatikan daya dukung lingkungan berpotensi menimbulkan kerusakan yang sulit dipulihkan. Kerusakan ekosistem mangrove, terumbu karang, maupun kawasan pesisir lainnya dapat mengurangi kemampuan lingkungan dalam menopang kehidupan dan menjaga keseimbangan alam.

“Pelestarian pesisir sangat penting karena kawasan ini memiliki peran besar dalam menjaga kualitas lingkungan dan keberlangsungan sumber daya alam. Jika tidak dijaga, dampaknya akan dirasakan oleh masyarakat dan generasi mendatang,” ujarnya.

Andi Rahman menambahkan bahwa kerusakan lingkungan pesisir tidak hanya berdampak pada sektor ekologi, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi sosial dan ekonomi masyarakat yang bergantung pada sumber daya laut dan pesisir. Oleh sebab itu, pengelolaan kawasan pesisir harus dilakukan secara bijaksana dan berkelanjutan.

Ia menilai bahwa edukasi kepada masyarakat perlu terus diperkuat agar kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat. Masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga kebersihan pantai, melestarikan mangrove, serta menghindari aktivitas yang dapat merusak ekosistem pesisir.

Selain itu, Andi Rahman menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, akademisi, dan masyarakat dalam merancang kebijakan serta program pelestarian lingkungan. Dengan kerja sama yang kuat, upaya perlindungan kawasan pesisir dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

“Pelestarian lingkungan pesisir harus menjadi gerakan bersama. Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin besar peluang kita untuk menjaga kelestarian sumber daya alam bagi masa depan,” katanya.

Melalui program Sultra Sore Ini, Andi Rahman berharap masyarakat Sulawesi Tenggara semakin peduli terhadap kondisi lingkungan pesisir dan turut berpartisipasi dalam berbagai upaya konservasi. Dengan pelestarian yang berkelanjutan, kawasan pesisir dapat terus memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat sekaligus mencegah terjadinya kerusakan lingkungan yang lebih luas di masa mendatang.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....