Pelatih Muda Pencak Silat Bina Atlet Daerah
- 14 Jun 2026 10:36 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Komitmen dalam mencetak atlet berprestasi terus ditunjukkan oleh Astia Febriani Asrin, pelatih muda pencak silat yang telah menorehkan berbagai prestasi di bidang olahraga. Dalam program Bincang Inspiratif Pro 1 RRI Kendari, Kamis 11 Juni 2026. Astia berbagi pengalaman dan dedikasinya dalam membina atlet-atlet muda di daerah.
Astia mengatakan, keterlibatannya dalam dunia kepelatihan berawal dari kecintaannya terhadap pencak silat serta keinginan untuk meneruskan pengalaman yang telah diperolehnya kepada generasi berikutnya. Menurutnya, pembinaan atlet sejak usia dini menjadi langkah penting untuk melahirkan pesilat yang mampu bersaing di berbagai ajang kompetisi.
Astia juga menjelaskan, saat berada di kampung halamannya di Baubau, dirinya aktif membantu pembinaan atlet di salah satu ranting perguruan pencak silat yang berada di lingkungan rumahnya. Kehadiran tempat latihan yang mudah diakses membuat proses pembinaan dapat dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.
“Ketika pulang ke daerah, saya ikut membantu melatih adik-adik yang berlatih di perguruan. Sebagian besar peserta latihan adalah anak-anak dan remaja yang tinggal di sekitar lingkungan rumah, sehingga pembinaan bisa berjalan lebih intensif,” ungkap Astia.
Menurutnya, dukungan keluarga juga menjadi faktor penting dalam keberlangsungan pembinaan atlet. Saat ini, kegiatan latihan tidak hanya melibatkan dirinya, tetapi juga didukung oleh ayah, kakak, serta kader-kader perguruan yang turut berperan dalam melatih para pesilat muda.
Astia menuturkan, jadwal latihan disesuaikan dengan aktivitas para atlet yang sebagian besar masih berstatus pelajar. Bahkan menjelang kejuaraan, para atlet tetap bersemangat menjalani latihan pada pagi hari sebelum sekolah dan melanjutkan latihan kembali setelah pulang sekolah.
“Kalau ada persiapan menghadapi kejuaraan, mereka biasanya latihan pagi sebelum masuk sekolah. Setelah pulang sekolah, latihan kembali. Semangat mereka untuk berkembang menjadi motivasi bagi kami para pelatih untuk terus mendampingi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Astia menekankan, pembinaan pencak silat tidak hanya bertujuan mencetak atlet berprestasi, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki semangat juang tinggi. Nilai-nilai tersebut dinilai penting sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari maupun saat berkompetisi.
Melalui pembinaan yang konsisten, Astia berharap semakin banyak atlet muda dari daerah yang mampu mengharumkan nama Sulawesi Tenggara di tingkat regional maupun nasional. Ia juga mengajak generasi muda untuk aktif berolahraga dan menjadikan pencak silat sebagai sarana pengembangan diri sekaligus pelestarian budaya bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....