Wamendagri Tekankan Pembangunan Nasional Dimulai dari Desa
- 10 Jun 2026 20:04 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Konawe - Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Akhmad Wiyagus menegaskan pembangunan nasional harus dimulai dari desa sebagai fondasi utama menuju Indonesia Emas 2045 saat membuka Temu Karya Nasional di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Rabu (10/6/2026).
Dalam sambutannya, Akhmad Wiyagus menyoroti posisi strategis Sulawesi Tenggara yang memiliki potensi sumber daya alam di sektor pertambangan dan pertanian untuk mendukung pembangunan nasional.
Menurutnya, pengembangan hilirisasi industri menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, memperluas lapangan kerja, dan memperkuat industri nasional.
Ia juga mengingatkan pemerintah daerah agar siap menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari dinamika geopolitik, perubahan ekonomi dunia, hingga perkembangan teknologi yang berlangsung cepat.
Akhmad Wiyagus mengatakan tantangan tersebut memerlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah desa.
“Pembangunan Indonesia harus dimulai dari desa. Karena itu, kepala daerah, kepala desa, dan seluruh pemangku kepentingan tidak cukup hanya memahami Asta Cita, tetapi harus mampu mengimplementasikannya sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Akhmad Wiyagus.
Ia menjelaskan arah pembangunan nasional saat ini mengacu pada visi Indonesia Emas 2045 yang dijalankan melalui delapan misi pembangunan atau Asta Cita.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, kepala daerah, Forkopimda, pimpinan OPD, serta perwakilan berbagai daerah di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....