Material Ramah Lingkungan Dorong Teknologi Baterai Unggul
- 10 Jun 2026 05:54 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Inovasi material ramah lingkungan berbasis biomassa menjadi salah satu solusi yang dinilai mampu mendukung pengembangan teknologi baterai unggul di masa depan. Hal tersebut mengemuka dalam program Sore Ceria Pro 2 RRI Kendari, Selasa 9 Juni 2026 yang menghadirkan narasumber Winda, Faraz Jhanizza, dan Dian Mutmainnah, mahasiswa Program Studi Tadris IPA IAIN Kendari.
Dalam perbincangan tersebut, para narasumber menjelaskan bahwa limbah biomassa, khususnya cangkang sawit, memiliki potensi besar untuk diolah menjadi material karbon yang dapat dimanfaatkan sebagai komponen pendukung dalam teknologi baterai modern. Pemanfaatan bahan berbasis biomassa ini tidak hanya memberikan nilai tambah pada limbah perkebunan, tetapi juga mendukung upaya pengembangan teknologi yang lebih ramah lingkungan.
Winda mengungkapkan, Indonesia memiliki sumber daya biomassa yang melimpah dan berpotensi menjadi bahan baku alternatif untuk berbagai kebutuhan industri, termasuk sektor energi. Menurutnya, pengembangan material berbasis biomassa dapat menjadi langkah strategis dalam mendukung kemandirian teknologi nasional.
Faraz Jhanizza menambahkan, kebutuhan baterai berkapasitas tinggi terus meningkat seiring pesatnya perkembangan perangkat elektronik dan kendaraan listrik. Oleh karena itu, diperlukan inovasi material yang mampu meningkatkan performa baterai sekaligus tetap memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.
Sementara itu, Dian Mutmainnah menjelaskan bahwa pemanfaatan cangkang sawit sebagai material karbon dapat membantu mengurangi jumlah limbah yang dihasilkan sektor perkebunan. Selain itu, pengolahan limbah menjadi produk bernilai guna tinggi juga dapat membuka peluang pengembangan ekonomi berbasis riset dan inovasi.
Para narasumber menilai bahwa riset mengenai material ramah lingkungan perlu terus didorong melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia industri. Dukungan berbagai pihak dinilai penting agar hasil penelitian dapat berkembang menjadi teknologi yang dapat diterapkan secara luas.
Melalui program Sore Ceria Pro 2 RRI Kendari, ketiga mahasiswa tersebut berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk mengembangkan penelitian di bidang sains dan teknologi. Inovasi berbasis sumber daya lokal diyakini dapat menjadi kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan baterai unggul sekaligus mewujudkan masa depan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....