Biomassa Cangkang Sawit Dukung Baterai Berkapasitas Tinggi

  • 10 Jun 2026 05:52 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Potensi biomassa cangkang sawit sebagai bahan pendukung pengembangan baterai berkapasitas tinggi menjadi topik yang dibahas dalam program Bisik Pro 2 RRI Kendari, Selasa 9 Juni 2026 Hadir sebagai narasumber, Faraz Jhanissa, mahasiswi Program Studi Tadris IPA IAIN Kendari, yang memaparkan hasil kajian mengenai pemanfaatan limbah cangkang sawit sebagai material ramah lingkungan untuk teknologi energi masa depan.

Dalam dialog tersebut, Faraz menjelaskan, cangkang sawit merupakan salah satu limbah biomassa yang memiliki kandungan karbon cukup tinggi sehingga berpotensi diolah menjadi material pendukung pada komponen baterai modern. Melalui proses karbonisasi dan pengolahan lanjutan, biomassa tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kinerja serta kapasitas penyimpanan energi pada baterai.

Menurut Faraz, pemanfaatan cangkang sawit tidak hanya memberikan nilai tambah bagi limbah perkebunan, tetapi juga menjadi solusi yang lebih berkelanjutan dalam pengembangan teknologi energi. Indonesia sebagai salah satu negara penghasil kelapa sawit terbesar memiliki peluang besar untuk mengembangkan inovasi berbasis sumber daya lokal yang bernilai ekonomi tinggi.

Faraz menambahkan, kebutuhan akan baterai berkapasitas tinggi terus meningkat seiring berkembangnya penggunaan perangkat elektronik dan kendaraan listrik. Oleh karena itu, penelitian mengenai material alternatif yang efisien, murah, dan ramah lingkungan menjadi sangat penting untuk mendukung transisi menuju energi yang lebih bersih.

Selain mendukung pengembangan teknologi, penggunaan biomassa cangkang sawit juga berpotensi mengurangi dampak lingkungan akibat penumpukan limbah perkebunan. Dengan pengelolaan yang tepat, limbah yang sebelumnya kurang dimanfaatkan dapat diubah menjadi produk bernilai guna tinggi yang mendukung sektor industri dan energi.

Faraz berharap penelitian dan inovasi yang dilakukan oleh mahasiswa dapat terus mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik perguruan tinggi, pemerintah, maupun dunia industri. Kolaborasi yang kuat dinilai penting agar hasil riset dapat berkembang dari skala laboratorium menuju pemanfaatan yang lebih luas di masyarakat.

Melalui program Bisik Pro 2, pendengar diajak untuk melihat bahwa inovasi teknologi tidak selalu bergantung pada bahan impor atau material mahal. Pemanfaatan biomassa cangkang sawit membuktikan bahwa sumber daya lokal dapat menjadi solusi inovatif dalam mendukung pengembangan baterai berkapasitas tinggi sekaligus mendorong terwujudnya energi yang lebih berkelanjutan di masa depan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....