Inovasi Cangkang Sawit Perkuat Kinerja Baterai Modern

  • 10 Jun 2026 05:50 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Pemanfaatan limbah biomassa cangkang sawit sebagai material pendukung pengembangan baterai modern menjadi topik menarik yang dibahas dalam program Sore Ceria Pro 2 RRI Kendari, Selasa 9 Juni 2026 Pada kesempatan tersebut, hadir Winda, mahasiswa Program Studi Tadris IPA IAIN Kendari, yang memaparkan potensi inovasi material hijau berbasis carbon honeycomb dari turunan biomassa cangkang sawit.

Winda menjelaskan, cangkang sawit yang selama ini kerap dianggap sebagai limbah ternyata memiliki nilai tambah yang besar apabila diolah menjadi material karbon berstruktur khusus. Melalui proses pengolahan tertentu, cangkang sawit dapat menghasilkan material carbon honeycomb yang berpotensi digunakan sebagai supporting agent untuk meningkatkan performa baterai berkapasitas tinggi.

Menurutnya, penggunaan material berbasis biomassa memiliki sejumlah keunggulan, mulai dari ketersediaan bahan baku yang melimpah, biaya produksi yang relatif lebih rendah, hingga sifatnya yang lebih ramah lingkungan dibandingkan material sintetis. Inovasi ini juga menjadi salah satu bentuk pemanfaatan sumber daya lokal untuk mendukung pengembangan teknologi energi masa depan.

Dalam dialog tersebut, Winda menuturkan, pengembangan baterai berkapasitas tinggi menjadi kebutuhan penting seiring meningkatnya penggunaan perangkat elektronik dan kendaraan listrik. Karena itu, riset mengenai material alternatif yang mampu meningkatkan efisiensi serta daya simpan energi terus dilakukan oleh para peneliti di berbagai perguruan tinggi.

Selain memberikan manfaat di bidang teknologi energi, pemanfaatan cangkang sawit juga dinilai mampu mengurangi jumlah limbah pertanian yang berpotensi mencemari lingkungan. Dengan demikian, inovasi ini tidak hanya berkontribusi pada pengembangan teknologi, tetapi juga mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui konsep ekonomi sirkular.

Winda berharap penelitian terkait material hijau berbasis biomassa dapat terus dikembangkan dan mendapat dukungan dari berbagai pihak. Menurutnya, kolaborasi antara akademisi, industri, dan pemerintah sangat diperlukan agar hasil-hasil riset dapat diterapkan secara nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui program sore Ceria Pro 2 RRI Kendari, pendengar diajak untuk mengenal lebih dekat berbagai inovasi yang lahir dari dunia pendidikan. Kehadiran mahasiswa sebagai pelaku riset diharapkan mampu menginspirasi generasi muda untuk terus berkreasi dan menghasilkan solusi berbasis ilmu pengetahuan bagi tantangan masa depan, termasuk di bidang energi berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....