Sambut Tim Mabes Polri dan BRIN, Wakapolda Sultra Dorong Penguatan Kinerja Anggota

  • 09 Jun 2026 10:11 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Polda Sulawesi Tenggara menerima kunjungan Tim Penelitian Pusat Penelitian dan Pengembangan Polri dalam rangka pelaksanaan riset terkait optimalisasi tugas kepolisian di daerah, Selasa, 9 Juni 2026.

Pertemuan tersebut berlangsung di Aula Dhacara Mapolda Sultra pada Senin, 8 Juni 2026 kemarin.

Agenda ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan serta dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama beserta perwakilan personel dari satuan kerja terkait.

Adapun tim peneliti Mabes Polri yang hadir terdiri dari Kombes Pol. A. Widihandoko selaku Ketua Tim, AKBP Indras Budi Purnomo, Pembina Fajar Istiono, serta peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional Dini Dwi K.

Riset gabungan ini mengangkat dua tema sentral, yakni optimalisasi penanganan korupsi di kewilayahan serta pengawalan terhadap implementasi program pangan nasional.

Pada klaster pertama, fokus pengumpulan data diarahkan pada aspek kecukupan sumber daya, pola pikir personel, hingga penguatan kelembagaan dalam memberantas tindak pidana korupsi.

Sementara pada klaster kedua, tim mengkaji sejauh mana peran aktif institusi kepolisian daerah dalam mengawal kesuksesan program Makan Bergizi Gratis demi pemenuhan gizi masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Budi Hermawan menyampaikan apresiasi atas kedatangan tim riset karena dinilai penting untuk meningkatkan kualitas organisasi di tengah tantangan tugas yang makin dinamis.

"Kegiatan penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan yang konstruktif bagi peningkatan pelaksanaan tugas Polri, khususnya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi serta dukungan terhadap program strategis pemerintah," ujar Budi Hermawan.

Di lokasi yang sama, Ketua Tim Penelitian Puslitbang Polri Kombes Pol. A. Widihandoko memaparkan bahwa riset ini bertujuan menjaring data primer yang komprehensif dari jajaran polda di seluruh Indonesia.

Melalui pendekatan ilmiah ini, masukan objektif dan ragam hambatan yang ditemukan oleh penyidik di lapangan akan dijadikan formula dasar dalam menyusun rekomendasi kebijakan Kapolri.

Rangkaian agenda di Aula Dhacara tersebut diisi dengan sesi pemaparan materi, diskusi interaktif dua arah, serta pengisian instrumen kuesioner oleh para peserta dari berbagai direktorat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....