Generasi Muda Berperan Aktif Melestarikan Bahasa Ibu
- 08 Jun 2026 11:43 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Generasi muda diharapkan dapat mengambil peran aktif dalam upaya melestarikan bahasa ibu sebagai bagian dari identitas budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi. Hal tersebut disampaikan oleh Zakiyah M. Husba, Widyabasa Ahli Muda Balai Bahasa Sulawesi Tenggara, dalam acara SPADA Pro 2 RRI Kendari, Senin 8 Juni 2026.
Zakiyah menjelaskan, bahasa ibu merupakan kekayaan budaya yang mencerminkan jati diri suatu masyarakat. Melalui bahasa ibu, berbagai nilai, tradisi, dan pengetahuan lokal dapat diwariskan kepada generasi berikutnya. Namun, perkembangan zaman dan dominasi penggunaan bahasa nasional maupun bahasa asing membuat sebagian generasi muda mulai meninggalkan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena berkurangnya penggunaan bahasa ibu dapat mengancam keberlangsungan bahasa daerah di masa depan. Oleh karena itu, generasi muda memiliki tanggung jawab penting untuk menjaga dan menggunakan bahasa ibu dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Zakiyah menambahkan bahwa pelestarian bahasa ibu dapat dilakukan melalui berbagai cara sederhana, seperti berbicara menggunakan bahasa daerah di rumah, mengikuti kegiatan budaya lokal, serta memanfaatkan media digital untuk membuat konten yang mengenalkan bahasa dan budaya daerah kepada masyarakat luas.
Dikesempatan itu, juga mengajak para pelajar dan mahasiswa untuk menjadikan bahasa ibu sebagai kebanggaan, bukan sekadar bahasa komunikasi, tetapi juga simbol identitas yang membedakan dan memperkaya keberagaman bangsa Indonesia.
Melalui siaran SPADA Pro 2 RRI Kendari, Zakiyah berharap semakin banyak generasi muda yang menyadari pentingnya menjaga bahasa ibu. Dengan keterlibatan aktif kaum muda, bahasa daerah dapat terus hidup, berkembang, dan menjadi warisan budaya yang tetap lestari di tengah arus globalisasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....