Info Traffic Update: Pengendara Diimbau Waspadai Sejumlah Titik Padat
- 08 Jun 2026 07:51 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Kondisi arus lalu lintas di Kota Kendari dan sejumlah wilayah di Sulawesi Tenggara pada Senin 8 Juni 2026 pagi terpantau ramai namun tetap lancar. Hal tersebut disampaikan petugas RTMC Ditlantas Polda Sultra, Bripda Aulia, dalam segmen Info Traffic Update hasil kerja sama RRI dan Ditlantas Polda Sultra.
Berdasarkan pantauan kamera CCTV lalu lintas, salah satu titik yang menjadi perhatian adalah Simpang Empat Kampus Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari. Pada pagi hari, arus kendaraan dari empat arah terpantau cukup ramai dengan dominasi kendaraan roda dua yang digunakan masyarakat untuk beraktivitas. Meski volume kendaraan meningkat, kondisi lalu lintas masih berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Selain itu, pemantauan juga dilakukan melalui CCTV yang berada di wilayah Kolaka-Lasusua. Di lokasi tersebut, kondisi lalu lintas terpantau relatif landai dan tidak terlalu ramai dibandingkan kawasan perkotaan. Aktivitas kendaraan berlangsung normal dan arus lalu lintas tetap lancar.
Secara umum, lalu lintas di Kota Kendari pada pagi hari mengalami peningkatan volume kendaraan seiring dimulainya aktivitas masyarakat pada awal pekan. Namun demikian, tidak ditemukan kemacetan signifikan yang mengganggu mobilitas pengguna jalan.
Dalam wawancara tersebut, Bripda Aulia mengingatkan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan di sejumlah titik yang kerap mengalami kepadatan kendaraan pada jam sibuk pagi hari.
"Ada beberapa titik rawan yang perlu diwaspadai masyarakat, salah satunya di sekitar Bundaran Gubernur yang didominasi kendaraan masyarakat yang akan berangkat menuju tempat aktivitas masing-masing," ujar Bripda Aulia.
Selain Bundaran Gubernur, kepadatan kendaraan juga rutin terjadi di kawasan sekolah pada jam masuk belajar. Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi oleh tingginya aktivitas orang tua yang mengantar anak ke sekolah.
"Kemudian di depan Sekolah Umusabri dan Al Qalam yang terpantau ramai setiap pagi karena didominasi para pengendara yang mengantar anak-anak ke sekolah," jelasnya.
Tidak hanya itu, pengguna jalan juga diminta lebih berhati-hati saat melintas di kawasan Lepo-Lepo, khususnya di sekitar Toko Tanah Abang dan Toko Damai. Kawasan tersebut menjadi salah satu titik yang perlu mendapatkan perhatian karena banyak dimanfaatkan pengendara untuk memutar arah kendaraan.
"Di depan Toko Tanah Abang dan Toko Damai Lepo-Lepo juga perlu diwaspadai karena titik tersebut digunakan untuk memutar arah kendaraan setelah beberapa simpang empat di kawasan Lepo-Lepo ditutup dengan pembatas jalan," tambahnya.
Sementara itu, terkait informasi pelaksanaan Operasi Patuh Anoa 2026 yang sebelumnya direncanakan berlangsung mulai hari ini, Bripda Aulia menjelaskan bahwa pelaksanaan operasi tersebut untuk sementara waktu masih ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Meski demikian, Ditlantas Polda Sultra tetap mengimbau seluruh pengguna jalan untuk senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
"Untuk Operasi Patuh Anoa 2026 saat ini masih ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan. Namun kami mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku serta melengkapi surat-surat kendaraan sebelum berkendara," tegasnya.
Ditlantas Polda Sultra juga mengingatkan pengendara untuk selalu menggunakan helm standar bagi pengendara sepeda motor, mengenakan sabuk pengaman bagi pengguna mobil, mematuhi rambu lalu lintas, tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan sebelum digunakan.
Melalui pemantauan rutin dan penyampaian informasi lalu lintas kepada masyarakat, diharapkan pengguna jalan dapat lebih waspada terhadap kondisi di lapangan sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas di wilayah Sulawesi Tenggara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....