Pengentasan Kemiskinan Melalui Pemerataan Pembangunan Berkelanjutan Daerah
- 06 Jun 2026 18:37 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Upaya pengentasan kemiskinan perlu dilakukan melalui pemerataan pembangunan yang berkelanjutan di seluruh wilayah, baik perkotaan maupun pedesaan. Hal tersebut menjadi tema dialog interaktif Sultra Pagi Ini yang disiarkan Pro 1 RRI Kendari, Kamis 4 Juni 2026, bersama penyiar Sofi Murniati.
Hadir sebagai narasumber Dr. H. Abdul Hakim, SE., MS., Kontap UMKM Kadin Sulawesi Tenggara, dan Dr. H. Abdurrahman Saleh, SH., M.Si., Dewan Penasihat Menteri Desa dan Daerah Tertinggal. Keduanya menekankan bahwa pembangunan yang merata merupakan kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mengurangi angka kemiskinan.
Dalam pemaparannya, Dr. Abdul Hakim menjelaskan, pembangunan daerah harus memberikan ruang yang lebih besar bagi pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurutnya, UMKM memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menggerakkan perekonomian lokal.
“Ketika pembangunan mampu mendorong tumbuhnya UMKM dan usaha produktif masyarakat, maka manfaat ekonomi akan dirasakan secara lebih luas. Hal ini menjadi salah satu cara efektif untuk mengurangi kemiskinan,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. H. Abdurrahman Saleh menegaskan, pemerataan pembangunan harus mencakup peningkatan akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan peluang ekonomi. Menurutnya, masih terdapat sejumlah wilayah yang membutuhkan perhatian lebih agar masyarakatnya dapat menikmati hasil pembangunan secara setara.
Rahman Saleh menjelaskan, pembangunan berkelanjutan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat dalam jangka panjang. Oleh karena itu, program pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi desa perlu terus diperkuat.
Dalam dialog tersebut, kedua narasumber sepakat, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif. Dengan sinergi yang baik, berbagai program pengentasan kemiskinan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Melalui pemerataan pembangunan berkelanjutan, masyarakat diharapkan memiliki akses yang lebih luas terhadap berbagai peluang untuk meningkatkan kualitas hidup. Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat dapat meningkat, kesenjangan sosial berkurang, dan angka kemiskinan di Sulawesi Tenggara maupun Indonesia dapat terus ditekan secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....