Perempuan Pesisir Sultra Tulang Punggung Ekonomi Maritim
- 06 Jun 2026 18:41 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Di balik gemerlap potensi kekayaan laut Sulawesi Tenggara, terdapat peran besar perempuan pesisir yang menjadi pilar utama dalam roda ekonomi di daerah. Keberadaan mereka bukan sekadar pelengkap, melainkan aktor strategis memegang peranan vital dalam mata rantai usaha kelautan .
Koordinator Jaringan Perempuan Pesisir Sulawesi Tenggara, Mutmainnah, menegaskan beban yang dipikul oleh kaum perempuan di wilayah pesisir jauh lebih berat dibandingkan persepsi umum masyarakat. Peran mereka tidak terbatas pada urusan mengurus anak dan rumah tangga semata, namun mereka juga turut andil besar membantu pekerjaan suami. Dalam pola ekonomi keluarga nelayan, tercipta ketergantungan yang sangat erat, di mana suami berperan mencari hasil ke laut, sementara istri yang kemudian memegang kendali mengolah dan menjual hasil tangkapan tersebut ke pasar.
“Beban perempuan pesisir itu bukan sekadar mereka mengurus anak atau rumah tangga saja, tetapi mereka juga turut membantu pekerjaan suami ,justru para istri inilah yang berperan menjualkan hasil laut tersebut dan memutar uang di pasar,” ujar Mutminah dalam Dialog Sultra RRI 25 Mei 2026
Mutmainah menjelaskan, realitas kemiskinan masih terlihat di pemukiman pesisir. Ia memaparkan yang kerap terjadi di lapangan ketika pemerintah mengeluarkan kebijakan bantuan sosial atau program bedah rumah dan data warga sudah tercatat, pada saat penyaluran bantuan tiba, hak mereka justru sering dialihkan kepada pihak lain yang tidak berhak. Hal ini membuat kondisi sosial ekonomi mereka sulit berubah ke arah yang lebih baik.
Dengan perlindungan yang pasti, perbaikan kesejahteraan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, perempuan pesisir diharapkan dapat semakin kuat dan mandiri sehingga ekonomi maritim daerah tidak hanya kaya potensi alam, tetapi juga makmur dan berkeadilan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....