BPS Rilis Perkembangan Inflasi hingga Pariwisata di Sultra

  • 02 Jun 2026 18:45 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) baru saja merilis beberapa indikator strategis terkini terkait Inflasi, Nilai Tukar Petani, Ekspor dan Impor, Transportasi, serta Perkembangan Pariwisata.

Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Hadi Susanto, dalam siaran persnya, Selasa 2 Juni 2026 disebutkan pada Mei 2026, daerah Sultra mengalami inflasi Year on Year (y-on-y) sebesar 4,07 persen. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Baubau sebesar 5,11 persen. “Inflasi month to month (m-to-m) Provinsi Sulawesi Tenggara sebesar 0,92 persen,” ungkapnya.

Selain itu, Nilai Tukar Petani (NTP) Sulawesi Tenggara pada Mei 2026 tercatat 101,64 atau mengalami peningkatan sebesar 3,55 persen dibanding bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 98,15.

Demikian halnya dengan nilai Ekspor Sulawesi Tenggara pada April 2026 mencapai US$432,09 juta atau naik 35,97 persen dibanding ekspor April 2025 yang tercatat US$317,79 juta.

“Sedangkan nilai Impor Sulawesi Tenggara pada April 2026 mencapai US$453,05 juta, naik 149,66 persen dibandingkan April 2025,” kata Hadi.

Terkait jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat dari Sulawesi Tenggara pada April 2026, tercatat sebanyak 55.360 orang, turun sebesar 26,54 persen dibandingkan Maret 2026 yang mencapai 75.360 orang.

“Untuk Jumlah penumpang angkutan laut domestik yang naik pada April 2026 tercatat 150.405 orang, mengalami penurunan sebesar 16,36 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 179.820 orang.,” jelasnya.

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di Sulawesi Tenggara pada April 2026 tercatat sebesar 39,04 persen atau naik 13,93 poin dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 25,11 persen.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....