Pelajar Asal Kendari Meninggal Tersengat Listrik di Pulau Bokori

  • 31 Mei 2026 18:47 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Konawe - Seorang pelajar asal Kota Kendari dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik saat bertamasya di kawasan wisata Pulau Bokori, Desa Bokori, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Minggu, 31 Mei 2026.

Peristiwa nahas yang menimpa korban bernama Galank Fatya yang berusia 18 tahun tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 Wita.

Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Welliwanto Malau membenarkan adanya insiden menonjol di wilayah hukumnya yang mengakibatkan satu orang warga meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Pihak kepolisian telah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi," ujar Welliwanto Malau saat dikonfirmasi mengenai kejadian tersebut.

Berdasarkan data kronologi, kejadian bermula ketika korban bersama 11 orang rekannya tiba di Pulau Bokori pada Sabtu, 30 Mei 2026 sekitar pukul 18.50 Wita untuk melakukan kegiatan kemping.

Setelah mendirikan tenda di samping Resto Motaha, rombongan remaja tersebut menghabiskan malam dengan beraktivitas bersama hingga tengah malam.

Memasuki pagi hari, korban bersama dua orang rekannya memutuskan untuk turun ke laut guna mandi di samping bangunan restoran tersebut.

Petaka terjadi saat korban memegang potongan kabel lampu hias yang tergantung di area tersebut, sementara posisi kakinya masih berada di dalam air laut.

Seketika tangan korban langsung melekat pada kabel dan tubuhnya terjatuh mengenai tanggul penahan ombak di sekitar pantai.

Melihat kejadian itu, rekan korban berteriak meminta pertolongan warga sekitar dan langsung mengevakuasi tubuh korban ke daratan.

Namun, upaya penyelamatan tersebut tidak membuahkan hasil karena korban diketahui sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Petugas kesehatan dari Puskesmas Soropia Rano Haji yang melakukan pemeriksaan awal menemukan bekas sengatan listrik berupa luka melepuh di telapak tangan kiri.

Sekitar pukul 08.30 Wita, jenazah korban dibawa menyeberang menggunakan kapal Dinas Pariwisata lalu diantar menuju RS Bhayangkara Kendari menggunakan mobil ambulans untuk visum.

Hasil akhir visum luar dari tim medis menyebut penyebab utama kematian korban murni akibat luka lepuh dari sengatan aliran listrik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....