Sholat Idul Adha di Masjid Sabilil Muttaqin Berlangsung Lancar

  • 27 Mei 2026 15:02 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID Kendari - Pelaksanaan Sholat Id Idul Adha 1447 Hijrah/2026 Masehi di Masjid Sabilil Muttaqin, Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat berlangsung Hikmat di ikuti warga sekitar masjid, Rabu 27 Mei 2026.

Dalam pelaksanaan sholat Id Idul Adha di Masjid Sabilil Muttaqin bertindak sebagai imam Abu Mus'hab Umair Bin Munadin.

Dalam khotbahnya Ustadz Ahmad Hardiansyah,LC.ME menyampaikan tiga fase ujian besar yang di hadapi Nabi Ibrahim A.S. yang patut di teladani dalam kehidupan modern saat ini yakni ujian Keteguhan Iman dan Tauhid dimana ejak muda, Nabi Ibrahim harus berhadapan dengan ayahnya sendiri yang seorang pembuat berhala, serta Raja Namrud yang kejam. Puncak dari keteguhan imannya adalah ketika beliau dilemparkan ke dalam kobaran api yang dahsyat.

" Pelajaran untuk kita Di zaman sekarang, ujian iman mungkin bukan lagi api yang membakar, melainkan godaan lingkungan, fitnah akhir zaman, dan tekanan ekonomi yang sering kali menggoda kita untuk menggadaikan akidah atau prinsip halal-haram. Mintalah perlindungan hanya kepada Allah," ungkapnya.

Selanjutnya Ujian Penantian dan Keikhlasan dimana Nabi Ibrahim A.S. diuji dengan penantian yang sangat panjang untuk mendapatkan seorang anak. Puluhan tahun beliau berdoa dengan penuh harap tanpa pernah berputus asa dari rahmat Allah, Namun setelah anak yang dinanti Nabi Ismail A.S Lahir dan beranjak remaja, datanglah perintah yang paling berat, menyembelih putra tercintanya tersebut melalui mimpi. Secara logika manusia, ini adalah ujian yang sangat menyakitkan. Namun, karena ini perintah Allah, Nabi Ibrahim melaksanakannya dengan penuh keteguhan, dan Nabi Ismail pun menerima dengan penuh ketaatan.

" Pelajaran untuk kita Sering kali kita merasa kecewa saat doa kita belum dikabulkan, atau saat kita kehilangan sesuatu yang sangat kita cintai (harta, jabatan, atau orang tersayang). Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa pemilik sejati dari apa yang kita miliki adalah Allah SWT. Tugas kita adalah ikhlas dan rida atas ketetapan-Nya," ungkapnya.

Ustadz Ahmad Hardiansyah, juga mengungkapkan Ujian Kepatuhan Membina Keluarga yang dimana Nabi Ibrahim juga diperintahkan untuk meninggalkan istrinya, Siti Hajar, dan bayinya, Ismail, di lembah yang tandus tanpa air dan tumbuh-tumbuhan.

"Dan Pelajaran untuk kita yakni Keteguhan seorang kepala keluarga akan melahirkan keteguhan pada istri dan anak-anaknya. Di era digital ini, tantangan mendidik keluarga sangat berat. Kita butuh keteguhan seperti Nabi Ibrahim untuk menanamkan nilai-nilai agama di dalam rumah tangga kita agar selamat dari badai moral," ungkapnya.

Usai menggelar sholat id Idul Adha panitia melaksanakan pemotongan hewan kurban yang terdiri dari 7 ekor Sapi dan 1 ekor Kambing.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....