Taspen Kendari Ingatkan Waspada Penipuan Digital
- 26 Mei 2026 18:07 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – PT Taspen (Persero) Cabang Kendari mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh peserta, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masih aktif bertugas maupun para pensiunan, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya praktik penipuan digital . Modus operandi digunakan pelaku kejahatan siber ini kerap mengatasnamakan institusi Taspen, dengan mengirimkan pesan melalui aplikasi pesan singkat maupun media sosial berisi
permintaan pemutakhiran data pribadi melalui tautan atau link tertentu yang sebenarnya tidak memiliki keabsahan.
Branch Manager Taspen Cabang Kendari, Ilmiah Rezki, menegaskan komunikasi resmi perusahaan tidak pernah disampaikan melalui nomor telepon perorangan atau pesan pribadi yang tidak terverifikasi. Perlindungan terhadap data dan hak peserta merupakan prioritas utama dan bagian dari tanggung jawab besar perusahaan dalam menjaga kepercayaan masyarakat.
“Kami imbau agar tidak pernah memberikan data pribadi, nomor rekening, maupun kode OTP kepada pihak yang tidak jelas identitas dan keabsahannya, meskipun pihak tersebut mengaku sebagai petugas Taspen,” ujar Ilmiah Rezki saat memberikan keterangan di Kendari, Jumat 22 Mei 2026
Ilmiah juga menjelaskan, seluruh layanan dan informasi sah perusahaan hanya disampaikan melalui kanal-kanal resmi Taspen , yakni situs web resmi, akun media sosial terverifikasi, aplikasi layanan digital Andal by Taspen, serta layanan bantuan melalui nomor telepon pusat layanan 1500-919. Jalur komunikasi lain di luar daftar tersebut dipastikan bukan berasal dari manajemen Taspen.
Dengan sosialisasi dan imbauan ini, diharapkan seluruh peserta memiliki kesiapan dan pengetahuan yang cukup untuk membedakan informasi sah dan tidak sah. Kesadaran serta kehati-hatian peserta menjadi benteng utama mencegah kerugian, sehingga keberadaan layanan Taspen senantiasa memberikan rasa aman, nyaman, dan manfaat optimal bagi seluruh ASN dan pensiunan di wilayah Sulawesi Tenggara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....