Pertimbangan Memilih Produk Merek Lokal dan Impor

  • 26 Mei 2026 08:43 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Pertimbangan dalam memilih merek lokal maupun impor menjadi topik pembahasan dalam acara SPADA Pro 2 RRI Kendari yang menghadirkan narasumber Dosen STIE 66 Kendari, Dr. Rince Tambunan, SE., MM., bersama Mahasiswa STIE 66 Kendari, Hani Rahmadani.

Dalam dialog tersebut, Dr. Rince Tambunan menyampaikan bahwa keputusan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam memilih produk saat ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kualitas, harga, kebutuhan, hingga kemampuan finansial. Menurutnya, produk lokal saat ini telah mengalami perkembangan yang cukup baik dan mampu bersaing dengan produk impor.

Ia menegaskan bahwa pemilihan suatu produk sebaiknya tidak hanya didasarkan pada tren atau gengsi, tetapi harus mempertimbangkan manfaat serta kebutuhan yang dimiliki masing-masing individu.

“Produk lokal maupun impor memiliki keunggulan masing-masing. Namun yang perlu diperhatikan adalah kesesuaian kebutuhan, kualitas, dan kemampuan ekonomi sehingga keputusan pembelian menjadi lebih bijak,” ujarnya.

Sementara itu, Mahasiswa STIE 66 Kendari, Hani Rahmadani, mengungkapkan bahwa dirinya lebih sering menggunakan produk lokal, terutama untuk kebutuhan sehari-hari seperti skincare dan pakaian. Menurutnya, saat ini perbedaan antara produk lokal dan luar negeri tidak terlalu jauh.

“Antara produk lokal dan luar negeri sekarang tidak jauh berbeda. Harga juga semakin meningkat karena pengaruh pasar global, sehingga saya lebih memilih produk lokal untuk memanaje financial,” katanya.

Hani menjelaskan bahwa dalam menentukan pilihan produk, dirinya selalu mempertimbangkan manfaat dari setiap pengeluaran yang dilakukan. Sebagai seorang ibu, ia mengaku tidak hanya memikirkan kebutuhan pribadi, tetapi juga kebutuhan keluarga.

“Saya selalu memberikan afirmasi kepada diri sendiri. Ketika mengeluarkan uang dalam jumlah besar, saya berpikir apakah manfaatnya baik untuk saya dan keluarga,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak mudah terpengaruh tren atau mengikuti pilihan orang lain dalam membeli suatu barang.

“Saya tidak mengikuti karena teman memakai barang tertentu. Saya memilih sesuai kebutuhan dan kemampuan. Produk lokal juga bisa menjadi pilihan kita,” jelasnya.

Melalui dialog di SPADA Pro 2 tersebut, masyarakat khususnya generasi muda diajak untuk lebih bijak dalam menentukan pilihan antara merek lokal maupun impor dengan mempertimbangkan kebutuhan, kualitas, serta kondisi keuangan masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....