TPID Kota Kendari Sidak Pasar dan Swalayan

  • 22 Mei 2026 16:56 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID Kendari - Mengantisipasi dan menjaga stabilitas Harga dan ketersediaan Kebutuhan Pokok menjelang Idul Adha tahun ini, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kendari melakukan monitoring ketersediaan pasokan dan harga barang kebutuhan pokok di sejumlah pasar dan swalayan, Jumat 22 Mei 2026.

Kegiatan Monitoring dipimpin langsung Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kendari, Nismawati, bersama jajaran Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Kendari serta instansi terkait lainnya. Salah satu lokasi yang menjadi sasaran pemantauan yakni Pasar Sentral Kota Kendari.

Dalam sidak tersebut, tim memantau langsung kondisi harga kebutuhan pokok di tingkat pedagang sekaligus memastikan distribusi barang berjalan lancar, terutama komoditas yang beberapa hari terakhir mengalami keterbatasan pasokan seperti minyak goreng.

Selain menyasar pasar tradisional, TPID juga melakukan pengecekan di sejumlah swalayan modern. Dari hasil pemantauan, distributor dan pihak swalayan memastikan stok minyak goreng kembali masuk sebelum Hari Raya Idul Adha sehingga kebutuhan masyarakat dipastikan tetap terpenuhi.

Asisten II Setda Kota Kendari, Nismawati, mengatakan monitoring rutin dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan bahan kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan.

“Pemerintah terus melakukan pengawasan agar distribusi tetap berjalan lancar dan harga kebutuhan pokok masih dalam batas yang terjangkau masyarakat,” ujarnya di sela pemantauan.

Berdasarkan hasil pantauan TPID di Pasar Sentral Kendari, sejumlah komoditas masih berada pada harga relatif stabil meski beberapa bahan mengalami kenaikan tipis. Harga beras medium tercatat berada di kisaran Rp13 ribu per kilogram, sedangkan daging sapi dijual sekitar Rp140 ribu per kilogram.

Untuk komoditas telur ayam ras berada di kisaran Rp60 ribu per rak atau sekitar Rp2.600 per butir. Sementara telur ayam kampung dijual sekitar Rp4 ribu per butir dan telur itik mencapai Rp4.500 per butir.

Harga bawang merah terpantau mengalami kenaikan menjadi Rp45 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp50 ribu, sedangkan cabai merah berada di kisaran Rp65 ribu per kilogram dan cabai rawit sekitar Rp60 ribu per kilogram.

Sementara itu, minyak goreng yang sempat mengalami kelangkaan di beberapa wilayah kini mulai kembali tersedia dengan harga sekitar Rp23 ribu - Rp 25 ribu per liter.

Tim TPID juga memastikan pasokan minyak goreng akan kembali normal dalam beberapa hari ke depan seiring masuknya distribusi baru dari distributor.

Komoditas lainnya seperti gula pasir masih berada di angka Rp18 ribu per kilogram, bawang putih Rp40 ribu per kilogram, tepung terigu Rp12 ribu per kilogram, ikan kembung Rp50 ribu per kilogram, hingga mi instan sekitar Rp4 ribu per bungkus.

Di sektor hortikultura dan hasil laut, harga pisang ambon lokal berada di kisaran Rp15 ribu per kilogram, jeruk Rp8 ribu per kilogram, sedangkan udang dijual sekitar Rp70 ribu per kilogram.

Pemerintah Kota Kendari berharap pemantauan rutin tersebut dapat menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mengendalikan laju inflasi daerah menjelang Hari Raya Idul Adha. Selain itu, pengawasan distribusi juga dilakukan untuk mengantisipasi praktik penimbunan maupun lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat.

TPID Kota Kendari memastikan akan terus melakukan monitoring hingga mendekati pelaksanaan Idul Adha guna memastikan stok bahan pokok tetap aman dan harga terkendali di pasaran.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....