Wali kota Kendari Ajak Warga Ramaikan Gerakan Pangan Murah
- 20 Mei 2026 09:34 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID Kendari – Jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) khususnya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi Pemerintah kota (Pemkot) Kendari melalui Dinas Ketahanan Pangan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah selama 5 hari mulai Rabu 20 Mei sampai Minggu 24 Mei 2026 di pelataran parkir Kantor Balai Kota Kendari, Rabu 20 Mei 2026.
Wali kota Kendari Siska Karina Imran mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa bersyukur atas nikmat kesehatan sehingga dapat bersama mengikuti kegiatan Gerakan Pangan Murah menjelang Idul Adha.
Meurutnya laporan Kepala Dinas Ketahanan Pangan menunjukkan kondisi harga dan pasokan pangan di Kota Kendari masih berada dalam kondisi aman dan terkendali dimana tingkat inflasi Kota Kendari hingga saat ini tercatat sebesar 2,83 persen, masih dalam batas normal dan relatif stabil dibanding inflasi Sulawesi Tenggara sebesar 2,98 persen maupun inflasi nasional sebesar 2,43 persen.
“Kita tidak ingin terjadi deflasi yang justru menurunkan daya beli masyarakat. Pemerintah hadir menjaga keseimbangan harga agar tetap stabil dan masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan pangan,” ungkap Siska Karina Imran saat membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah.
Dalam kesempatan itu Wali kota Kendari mengungkapkan meskipun Kota Kendari belum sepenuhnya swasembada pangan, pemerintah daerah terus berupaya mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah melalui penguatan sektor pertanian lokal.
Wali Kota juga menyinggung keberhasilan petani di kawasan persawahan Amohalo, Kecamatan Baruga, yang sempat terdampak banjir namun mampu bangkit kembali dengan hasil panen mencapai sekitar 5,5 ton dari lahan terdampak seluas kurang lebih 100 hektare.
Siska juga menegaskan Pemerintah Kota Kendari, akan terus melakukan pengawasan harga melalui operasi pasar dan koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi lonjakan harga menjelang hari raya. Berdasarkan laporan Dinas Ketahanan Pangan, beberapa komoditas seperti bawang merah, telur, wortel dan minyak goreng mengalami kenaikan, namun masih dalam batas wajar.
“Kalau nanti ada harga yang benar-benar memberatkan masyarakat, pemerintah siap hadir melalui subsidi. Tetapi sampai hari ini masih aman dan terjangkau,” tegasnya.
Lebih lanjut Siska Karina Imran juga mengajak ASN dan masyarakat memanfaatkan Gerakan Pangan Murah sebagai kesempatan memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.
“Saya juga akan berbelanja di sini. Mari kita ramaikan dan manfaatkan gerakan pangan murah ini karena harganya benar-benar lebih murah,” ungkapnya.
Ditempat yang sama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari Abdul Rauf dalam laporannya menyampaikan kegiatan gerakan pangan murah ini diikuti 25 distributor pangan dan 20 pelaku UMKM olahan pangan lokal yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok masyarakat.
“Gerakan Pangan Murah berlangsung selama lima hari, mulai 20 hingga 25 Mei 2026, dan langsung diserbu warga serta ASN lingkup Pemerintah Kota Kendari sejak hari pertama pelaksanaan,” ungkap Abdul Rauf.
Abdul Rauf berharap melalui kegiatan ini, stabilitas harga pangan tetap terjaga, inflasi daerah terkendali, serta daya beli masyarakat meningkat menjelang Hari Raya Idul Adha.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....