Korban Banjir Kali Wanggu Tetap Waspada Hadapi Puncak Musim Hujan

  • 18 Mei 2026 14:35 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Warga korban banjir di sekitar kawasan Kali Wanggu Kelurahan Lepo-Lepo Kecamatan Baruga Kota Kendari hingga kini masih terus meningkatkan kewaspadaan.

Langkah antisipasi ini tetap dilakukan mengingat curah hujan di wilayah Kota Kendari dan sekitarnya dilaporkan masih berpotensi tinggi.

Salah seorang warga terdampak di Kelurahan Lepo-Lepo Makmur mengatakan dirinya bersama warga lain saat ini berfokus membersihkan sisa material banjir di rumah masing-masing.

Meski air mulai surut, sebagian barang berharga milik warga sengaja masih ditempatkan di area luar rumah untuk mengantisipasi adanya banjir susulan.

"Musim hujan curah hujan tinggi, antara bulan sekarang belum, masih puncak sekarang bulan 6, bulan 7. Nah ini kita waspada makanya kita bersih-bersih saja di rumah ini," ujar Makmur.

Makmur yang mengaku lahir dan besar di kawasan tersebut menjelaskan bahwa warga setempat rata-rata sudah memahami siklus tahunan luapan Kali Wanggu berdasarkan intensitas hujan.

Terkait kondisi kesehatan, tim medis dari pihak rumah sakit dilaporkan rutin datang ke lokasi guna memeriksa kondisi warga, terutama anak-anak yang mulai mengeluhkan gatal-gatal.

"Ada juga gatal-gatal tapi kami anak-anak jaga kita tidak terlalu kasih biarkan main karena ini gatal airnya ini," tambahnya.

Untuk pasokan kebutuhan pokok, bantuan dari pemerintah berupa pemenuhan air bersih hingga fasilitas makan harian sejauh ini terus tersalurkan kepada warga terdampak.

Sementara itu, Dinas Sosial Kota Kendari terus mematangkan proses verifikasi data di setiap kelurahan pasca-asesmen lapangan guna mengoptimalkan penyaluran bantuan sosial.

Langkah verifikasi ulang tersebut ditujukan agar seluruh bantuan pangan yang disiapkan dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan.

Kepala Dinas Sosial Kota Kendari Rukmana menjelaskan bahwa pihak kementerian dan pemerintah daerah terus memastikan pemenuhan kebutuhan dasar warga di bantaran Wanggu.

"Terkait dengan bantuan bansos, kami tetap memberikan pelayanan ketika ada warga yang masih butuh makan siang dan makan malam," kata Rukmana.

Selain jaminan makan harian, Dinas Sosial Kota Kendari sebelumnya juga telah menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berupa beras secara menyeluruh.

Khusus untuk kawasan Wanggu, pemerintah daerah menambahkan alokasi bantuan darurat berupa 153 rak telur untuk 153 kepala keluarga beserta pasokan mie instan.

"Kemarin secara keseluruhan kami, penyerahan beras CPP itu secara keseluruhan se-Kota Kendari sudah tersalur berdasarkan data yang dikirim oleh masing-masing kelurahan," pungkas Rukmana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....