Jalan Daerah Terealisasi, Pemkab Buteng Gelar Labungkari Samentaeno
- 17 Mei 2026 19:13 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Labungkari - Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Buton Tengah (Buteng) merayakan rasa syukur atas terealisasinya pembangunan infrastruktur jalan melalui Program Inpres Jalan Daerah (IJD).
Kebahagiaan atas realisasi kebijakan Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tersebut dituangkan dalam acara peluncuran program Labungkari Samentaeno di Jalan Poros RSUD Buton Tengah, Sabtu, 16 Mei 2026.
Lokasi kegiatan ini merupakan ruas jalan yang belakangan ini menjadi perhatian dan viral di media sosial berkat kualitas pembangunannya yang prima.
Acara ini dirangkai dengan beragam kegiatan mulai dari senam bersama, pameran kuliner khas daerah, produk UMKM, hingga Deklarasi SPMB Damai untuk penerimaan murid baru yang transparan.
Pemerintah daerah juga menyerahkan sertifikat hak atas tanah kepada warga serta meluncurkan sejumlah program unggulan daerah.
Program tersebut antara lain Desa Wisata, Badan Promosi Kabupaten, Geopark Pulau Muna, One Village Sport, Marine Trans Buton Tengah, dan Anoa yang menjadi layanan transportasi daring pertama di daerah ini.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tenggara Hartono, Bupati Buton Tengah Azhari, jajaran pemerintah daerah, serta ribuan warga.
Bupati Buton Tengah Azhari menyatakan bahwa jalan yang kini menjadi kebanggaan masyarakat adalah buah dari sinergi dan perjuangan bersama di tingkat pusat.
"Apa yang kita nikmati hari ini, jalan yang viral ini, adalah hasil perjuangan Bapak Ridwan Bae," ungkap Azhari.
Azhari menambahkan bahwa setelah ini masih ada dua paket pembangunan jalan lain yang akan diperjuangkan melalui skema IJD berikutnya.
IJD kedua direncanakan untuk ruas Mawasangka hingga batas wilayah Muna, sedangkan IJD ketiga saat ini sedang dalam tahap pengukuran.
Ia menyoroti bahwa keterbatasan kemampuan anggaran pemerintah daerah maupun provinsi menjadi kendala utama dalam pemenuhan kebutuhan infrastruktur selama ini.
Sebagai contoh, ruas jalan Labungkari–Waara yang sangat strategis dan padat lalu lintas justru berstatus jalan provinsi dengan kondisi yang belum memadai.
Pemerintah Kabupaten Buton Tengah sendiri telah menyiapkan dana sekitar 300 miliar rupiah dari APBD Perubahan tahun ini guna perbaikan sejumlah ruas jalan di berbagai wilayah.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae menegaskan perannya sebagai jembatan aspirasi masyarakat ke tingkat pusat, bukan sebagai pelaksana teknis pembangunan.
"Saya hanyalah penampung aspirasi rakyat. Segala program yang berhasil direalisasi tidak terlepas dari peran pemerintah daerah yang menyusun perencanaan matang melalui OPD terkait," tegas Ridwan Bae.
Ia juga memberikan apresiasi tinggi terhadap gagasan program Transmigrasi Maritim yang digagas pemerintah daerah karena potensial mendorong pertumbuhan ekonomi.
Terkait kelanjutan pembangunan jalan, Ridwan Bae mengungkapkan peluang melalui Program IJD masih sangat besar seiring penyusunan pagu anggaran di Kementerian Pekerjaan Umum.
Di akhir sambutannya, Ridwan Bae mengapresiasi pemanfaatan ruas jalan baru ini yang kini juga berfungsi sebagai ruang publik untuk berolahraga sekaligus pusat penggerak ekonomi kreatif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....