Pemprov Sultra Perkuat Dukungan Kelompok Tani lewat Panen Raya Jagung

  • 17 Mei 2026 18:45 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus memperkuat dukungan terhadap ketahanan pangan daerah melalui kolaborasi bersama kepolisian dan kelompok tani dalam pengembangan pertanian jagung di masyarakat.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan panen raya jagung di kawasan Labibia Kota Kendari, Sabtu, 16 Mei 2026.

Agenda ini dirangkaikan dengan penyaluran bantuan benih dan pupuk kepada petani guna meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang dilaksanakan secara nasional.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari dukungan terhadap penguatan ketahanan pangan dan peningkatan produktivitas pertanian masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara bersama Polda Sulawesi Tenggara menyalurkan bantuan kepada Kelompok Tani Matang Gonawe.

Bantuan yang diberikan berupa benih jagung sebanyak 40 kilogram dan pupuk sebanyak 125 kilogram.

Gubernur Sultra menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian yang dinilai konsisten menjalankan program ketahanan pangan secara berkelanjutan.

Andi Sumangerukka menilai program tersebut tidak hanya memperkuat upaya swasembada pangan nasional, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan para petani di daerah.

"Ini panen raya kuartal kedua, berarti sebelumnya pada kuartal pertama juga sudah dilakukan. Hasilnya luar biasa, kualitas jagung yang dipanen juga sangat bagus," ujarnya.

Berdasarkan laporan yang disampaikan, hasil kuartal kedua ini dinilai cukup bagus bagi perkembangan sektor pertanian daerah.

Keterlibatan berbagai pihak dalam pengembangan pertanian menjadi langkah penting dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus membuka ruang pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan lahan produktif.

Di kawasan Labibia sendiri, panen dilakukan di lahan seluas sekitar 1 hektare dengan estimasi hasil mencapai 3 ton jagung.

Program tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan ketahanan pangan nasional yang juga diikuti dengan pembangunan gudang ketahanan pangan dan operasionalisasi layanan pemenuhan gizi di berbagai daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....