RSJPD Oputa Yi Koo Kendari Mulai Berikan Layanan Kesehatan Jantung Spesialistik
- 17 Mei 2026 18:43 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara memperkuat layanan kesehatan spesialistik agar masyarakat dapat memperoleh penanganan medis lebih cepat, tepat, dan dekat dari tempat tinggalnya.
Langkah tersebut dilakukan melalui pelaksanaan perdana layanan Intervensi Non Bedah (INB) jantung di RSJPD Oputa Yi Koo Kendari, Jumat, 15 Mei 2026.
Pelayanan tersebut menjadi tonggak penting peningkatan layanan kesehatan jantung di Sulawesi Tenggara agar masyarakat mendapatkan tindakan medis tanpa harus dirujuk ke Makassar maupun Jakarta.
Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Sultra Muhammad Fadlansyah mengatakan penguatan layanan jantung ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas.
"Harapannya masyarakat Sulawesi Tenggara bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan berkualitas tanpa harus dirujuk ke luar daerah," ujar Muhammad Fadlansyah.
Program tersebut dijalankan melalui kolaborasi antara Kementerian Kesehatan RI, RSJPD Harapan Kita Jakarta, RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, RSJPD Oputa Yi Koo, serta rumah sakit daerah se-Sultra.
Direktur RSJPD Oputa Yi Koo dr. Agus Purnomo Hidayat menjelaskan bahwa layanan Intervensi Non Bedah telah mulai dilakukan terhadap tujuh pasien dari Bombana, Kolaka Timur, Konawe, hingga Kota Kendari.
Tingginya jumlah pasien menunjukkan kebutuhan layanan jantung di Sulawesi Tenggara masih cukup besar sehingga membutuhkan penguatan fasilitas serta kompetensi tenaga medis.
"Melalui pendampingan dari rumah sakit pengampu nasional dan regional, kami berharap kualitas pelayanan dan keselamatan pasien terus meningkat," kata Agus Purnomo Hidayat.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengampuan layanan jantung dan pembuluh darah bersama rumah sakit daerah di 17 kabupaten dan kota.
Kerja sama itu diharapkan mampu memperkuat sistem rujukan, mempercepat penanganan pasien, serta memperluas akses layanan kesehatan spesialistik hingga ke tingkat daerah.
Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta dr. Affan Priyambodo Permana menyampaikan kesiapan mendukung transfer pengetahuan, teknologi, dan sistem pelayanan kesehatan.
| Baca juga: Gerakan Turun Tangan Kendari |
Keberhasilan pelayanan kesehatan dinilai tidak hanya ditentukan oleh kemampuan medis, tetapi juga tata kelola rumah sakit, budaya keselamatan pasien, dan sistem rujukan terintegrasi.
Direktur Layanan Operasional RSJPD Harapan Kita Jakarta Dr. Haruddin menyebut hadirnya layanan intervensi non bedah di Sultra sebagai kemajuan penting bagi pelayanan kesehatan masyarakat.
Masyarakat Sultra kini tidak perlu lagi ke luar daerah untuk mendapatkan layanan jantung tertentu karena sudah mulai bisa dilakukan di daerah sendiri.
Perwakilan Direktorat Pelayanan Klinis Kementerian Kesehatan RI dr. Budhi Suryadharma menjelaskan program pengampuan rumah sakit merupakan bagian dari transformasi kesehatan nasional.
Adapun rumah sakit yang bergabung meliputi RSUD di berbagai wilayah seperti Buton Tengah, Kolaka Timur, Bombana, Kolaka Utara, Kolaka, Konawe Selatan, Konawe, Muna, Konawe Utara, Wakatobi, Muna Barat, Buton Selatan, Buton, Buton Utara, Kota Baubau, dan Kota Kendari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....