Sultra Perkuat Akses Ekspor lewat Sinergi dengan Badan Karantina
- 17 Mei 2026 14:49 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus memperkuat akses ekspor komoditas daerah melalui sinergi dengan Badan Karantina Indonesia. Upaya ini ditandai dengan kunjungan kerja Gubernur Sultra Andi Sumangerukka ke kantor pusat Badan Karantina di Jakarta, awal pekan lalu.
Audiensi tersebut bertujuan mendorong peningkatan kinerja ekspor daerah melalui dukungan teknis dan fasilitasi dari otoritas karantina nasional.
Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, menyambut langsung kunjungan tersebut dan mengapresiasi langkah yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sultra.
“Bapak Andi Sumangerukka merupakan Gubernur pertama yang berkunjung ke Badan Karantina sejak saya dilantik,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas penguatan sistem ekspor, termasuk kemudahan proses administrasi serta jaminan standar karantina bagi komoditas unggulan daerah.
Abdul Kadir Karding menegaskan Sulawesi Tenggara memiliki potensi besar sebagai pintu perdagangan di kawasan timur Indonesia.
“Sultra memiliki potensi besar dan kami siap memberikan pengawalan dari sisi standarisasi karantina,” tegasnya.
Badan Karantina juga berkomitmen meningkatkan fasilitas di pelabuhan-pelabuhan Sultra guna mempermudah pelaku usaha dalam mengurus dokumen kelayakan ekspor.
Sebagai tindak lanjut, Kepala Badan Karantina Indonesia berencana melakukan kunjungan balasan ke Sulawesi Tenggara untuk menghadiri pelepasan ekspor perdana komoditas dari Kabupaten Konawe Selatan.
Ekspor tersebut meliputi 900 ton tepung tapioka senilai Rp7,2 miliar ke Tiongkok serta 16 ton minyak kelapa senilai Rp723,69 juta ke Malaysia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....