Inflasi Sultra Terkendali di 2,98 Persen

  • 16 Mei 2026 10:27 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara mencatat laju inflasi tahunan pada April 2026 tercatat sebesar 2,98 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 112,11 persen. Angka ini menunjukkan tekanan harga di daerah masih berada pada tingkat yang terkendali, meskipun sedikit lebih tinggi dibandingkan rata-rata inflasi nasional yang berada di kisaran 2,42 persen.

Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Hadi Susanto, menjelaskan tekanan inflasi pada bulan April sebagian besar didorong oleh kenaikan harga pada kelompok transportasi. Perbedaan tren dibandingkan bulan sebelumnya terjadi akibat berbagai faktor kompleks, termasuk perubahan kebijakan subsidi listrik dan dinamika geopolitik global yang mempengaruhi harga minyak dunia. Fluktuasi ini kemudian berimbas pada harga komoditas turunan seperti bahan baku plastik dan bahan bakar pesawat terbang (AFTur).

"Jika kita amati trennya, terlihat adanya penurunan tekanan harga dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Maret 2026 inflasi mencapai 3,37 dan pada Februari sempat mencatat angka tertinggi hingga 5,41 persen ," ujar Hadi Susanto, Senin 4 Mei 2026

Secara bulanan, laju inflasi mencatat angka 0,50 persen. Dari persebaran wilayah, terlihat perbedaan tekanan harga antar-daerah. Kota Baubau menjadi wilayah dengan inflasi tertinggi sebesar 4,08 persen, sementara Konawe mencatat angka terendah yaitu sebesar 1,61 persen. Perbedaan ini dipengaruhi oleh kondisi ekonomi lokal, akses distribusi, serta karakteristik kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

Hadi juga menambahkan komponen transportasi dan harga pangan tetap menjadi fokus utama pengawasan. Menjaga stabilitas pada dua sektor ini sangat krusial agar tekanan harga tidak kembali meningkat dan daya beli masyarakat tetap terjaga dengan baik di tengah perubahan kondisi ekonomi nasional maupun global sehingga kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara tetap terjaga dan laju pertumbuhan ekonomi daerah dapat berjalan .

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....