Pemerintah Kota Kendari Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Banjir dan Longsor
- 15 Mei 2026 17:09 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID Kendari - Pemerintah Kota Kendari mulai menyalurkan bantuan pangan bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor, Jumat 15 Mei 2026. Penyaluran tahap awal dilakukan di dua kecamatan dari total tujuh kecamatan yang terdampak, dengan jumlah keseluruhan 1.339 kepala keluarga atau setara 5.945 jiwa.
Bantuan yang bersumber dari Badan Pangan Nasional (Bapenas) ini telah melalui verifikasi sesuai kondisi nyata di lapangan. Pemerintah menghitung alokasi sekitar 2,1 kilogram beras per jiwa, selain distribusi minyak goreng sebagai kebutuhan darurat. Menurut Siska, proses pembagian membutuhkan waktu karena beras yang diterima dalam karung ukuran besar harus dikemas ulang sesuai kebutuhan setiap keluarga.
"Proses pembagian memerlukan waktu karena beras yang diterima dalam karung berukuran besar harus dikemas ulang sesuai kebutuhan setiap keluarga. Pemerintah menargetkan seluruh penyaluran bantuan ini rampung paling lambat pada 17 Mei mendatang," terang Siska saat menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga korban kebanjiran di Kali Wanggu Lepo-Lepo.
Pemerintah Kota Kendari menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan dari Presiden Republik Indonesia, Menteri Pertanian, Menteri Pekerjaan Umum, dan jajaran Bapenas yang telah memfasilitasi bantuan darurat tersebut.
Selain bantuan darurat, pemerintah kota menegaskan rencana penanganan jangka panjang untuk mencegah terulangnya banjir dan longsor. Salah satu langkah utama adalah pembangunan tanggul beton di titik-titik yang menjadi pemicu utama banjir, disertai pengelolaan lahan sesuai aturan berlaku. Wali Kota menegaskan bahwa lahan berupa sempadan sungai tidak akan dibebaskan, sedangkan lahan milik warga yang terdampak akan diproses pembebasannya sesuai prosedur.
Kehadiran pemerintah sejak awal bencana juga ditandai dengan pendirian posko terpadu yang menyediakan kebutuhan pangan dan layanan kesehatan. Penanganan lapangan mendapat dukungan penuh dari unsur TNI, Polri, dan instansi terkait.
Wali Kota meminta dukungan, keikhlasan, dan doa masyarakat agar proses pembangunan tanggul dan upaya penanganan jangka panjang berjalan lancar, sehingga ancaman banjir dapat diminimalisir dan kenyamanan warga terjamin ke depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....