Banjir Kali Wanggu Kendari Picu Penyakit Kulit dan ISPA

  • 15 Mei 2026 06:01 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Dampak banjir yang merendam kawasan Kali Wanggu di Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kendari mulai memicu gangguan kesehatan di kalangan warga terdampak.

Sejumlah pengungsi dilaporkan mengalami penyakit kulit hingga infeksi saluran pernapasan akibat kondisi lingkungan pascabanjir yang lembap dan minim sanitasi.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui tim medis dari Dinas Kesehatan Sultra kini bersiaga di lokasi pengungsian untuk memberikan pelayanan kesehatan, pemeriksaan medis, serta distribusi obat-obatan bagi korban banjir.

Kepala Dinas Kesehatan Sultra, Andi Edy Surachmat, mengatakan sedikitnya 32 warga mengeluhkan penyakit gatal-gatal dan batuk setelah terdampak banjir.

“Tim medis kami tetap siaga di posko untuk memberikan pelayanan kesehatan dan pengobatan sesuai kebutuhan warga,” ujarnya, Kamis 14 Mei 2026.

Menurutnya, penyakit kulit dan gangguan pernapasan menjadi keluhan paling dominan karena banyak warga masih beraktivitas di lingkungan yang tergenang air bercampur lumpur dan limbah.

Selain menyiagakan tenaga kesehatan, pemerintah daerah juga mendistribusikan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki guna menjaga sanitasi dan higienitas di lokasi pengungsian maupun kawasan terdampak.

Distribusi air bersih dinilai penting untuk mencegah munculnya penyakit lain seperti diare, leptospirosis, dan infeksi saluran pencernaan yang rentan muncul pascabanjir.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....