Pemprov Sultra dan Badan Karantina Perkuat Sinergi Ekspor Daerah
- 14 Mei 2026 17:50 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka melakukan kunjungan kerja resmi ke kantor pusat Badan Karantina Indonesia di Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026.
Audiensi ini dilakukan guna memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sultra dengan otoritas karantina nasional dalam rangka memacu potensi ekspor daerah.
Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding menerima langsung kunjungan tersebut dan memberikan apresiasi atas inisiatif Gubernur Sultra.
"Bapak Andi Sumangerukka merupakan Gubernur pertama yang berkunjung ke Badan Karantina sejak saya dilantik," ungkap Abdul Kadir Karding di sela-sela pertemuan.
Diskusi berfokus pada penguatan kinerja ekspor Sulawesi Tenggara melalui fasilitasi dan dukungan teknis dari Badan Karantina.
Dukungan tersebut diperlukan untuk memastikan komoditas unggulan Sultra menembus pasar internasional tanpa hambatan administratif maupun teknis.
Abdul Kadir Karding mengakui bahwa Sulawesi Tenggara memiliki posisi strategis sebagai pintu perdagangan di wilayah timur Indonesia.
"Sultra memiliki potensi besar dan kami siap memberikan pengawalan dari sisi standarisasi karantina," tegas Abdul Kadir Karding.
Badan Karantina bertugas melakukan pengawasan untuk mencegah hama penyakit hewan, ikan, dan tumbuhan serta menjamin keamanan hayati NKRI.
Pihak karantina berkomitmen meningkatkan fasilitas di pelabuhan-pelabuhan Sulawesi Tenggara untuk mempermudah pelaku usaha mengurus dokumen kelayakan.
Abdul Kadir Karding berencana melakukan kunjungan balasan ke Sultra untuk menghadiri pelepasan ekspor perdana komoditas asal Kabupaten Konawe Selatan.
Ekspor tersebut mencakup 900 ton tepung tapioka senilai Rp7,2 miliar ke Tiongkok dan 16 ton minyak kelapa senilai Rp723,69 juta ke Malaysia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....