Ambulans Laut Akan Jadi Akses Rujukan Dinkes Sultra di Wilayah Kepulauan

  • 13 Mei 2026 05:13 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus berupaya memperkuat akses layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya yang berada di wilayah kepulauan.

Salah satu program strategis yang kini diprioritaskan adalah pengadaan ambulans laut guna mendukung proses rujukan pasien dari daerah terpencil menuju fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.

Program tersebut digagas sebagai solusi atas berbagai kendala yang selama ini dihadapi masyarakat kepulauan, terutama karena keterbatasan transportasi darat dan minimnya sarana evakuasi medis yang aman.

Kepala Dinas Kesehatan Sultra, dr Andi Edy Surahmat mengatakan pengadaan ambulans laut menjadi perhatian serius Gubernur setelah melihat langsung kondisi pelayanan rujukan pasien di lapangan.

Menurutnya, selama ini masyarakat di sejumlah wilayah kepulauan masih menggunakan kapal kecil seadanya untuk membawa pasien ke rumah sakit rujukan. Kondisi tersebut dinilai sangat berisiko terhadap keselamatan pasien, terutama dalam situasi darurat

“Beberapa tahun sebelumnya memang ada masalah terkait rujukan pasien di kepulauan yang belum bisa dilalui ambulans darat. Selama ini masyarakat masih menggunakan kapal-kapal kecil yang tidak memadai dan itu membahayakan keselamatan pasien,” ujar dr Andi Edy Surahmat, Senin 11 Mei 2026.

Dia menjelaskan, pada tahun anggaran ini Pemprov Sultra menargetkan pengadaan dua unit ambulans laut sebagai tahap awal pelaksanaan program tersebut.

Saat ini proses pengadaan masih berjalan dan tengah memasuki tahap review regulasi agar seluruh mekanisme pengadaan tetap sesuai ketentuan yang berlaku.

“Insyaallah tahun ini kita upayakan dua unit ambulans laut. Saat ini sementara dalam proses review di Inspektorat dan Biro Hukum terkait pengadaan barangnya,” katanya.

Selain itu, Dia mengungkapkan, Pemerintah Provinsi juga akan mengambil peran dalam pengoperasian awal ambulans laut tersebut sebelum nantinya ditentukan pola penempatan dan pengelolaan lebih lanjut bersama pemerintah kabupaten/kota.

“Untuk sementara provinsi yang akan bertanggung jawab terhadap operasionalnya. Terkait penempatannya nanti, kami masih akan melakukan audiensi dan menunggu arahan Bapak Gubernur,” tambahnya.

Lebih jauh, dr. Andi Edy menuturkan bahwa visi jangka panjang Gubernur adalah menghadirkan ambulans laut di seluruh kabupaten/kota kepulauan di Sulawesi Tenggara.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan standar keselamatan pasien serta mempercepat akses layanan kesehatan bagi masyarakat pesisir dan pulau-pulau terpencil.

"Pengadaan ambulans laut bukan sekadar pengadaan sarana transportasi, melainkan bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang merata dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Sultra, tanpa terkecuali," pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....