Kasus HIV AIDS di Sultra Didominasi Homoseksual Dinkes Imbau Kewaspaadan

  • 13 Mei 2026 05:06 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Pengidap HIV AIDS di Sulawesi Tenggara (Sultra), tercatat mencapai 123 kasus per triwulan I atau Januari hingga Maret 2026.

Namun, kasus ini bukan lagi didominasi pekerja seks perempuan. Karena data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Sultra, mencatat terbanyak dari homoseksual.

Kepala Dinas Kesehatan Sultra, dr Andi Edy Surahmat, mengatakan, kelompok Lelaki sesama Lelaki (LSL) menjadi penderita HIV AIDS terbanyak, disusul wanita pekerja seks.

"Sebelumnya didominasi pekerja seks perempuan. Data terbaru, terbanyak berasal dari homoseksual," ujarnya, Selasa 12 Mei 2026.

Menurut dr Andi Edy, wilayah perkotaaan masih menjadi penyumbang kasus HIV AID di Sultra, yakni Kota Kendari dan Baubau.Alasannya, karena wilayah tersebut mobilitas penduduk cukup tinggi.

Di Kota Baubau merupakan daerah transit, dengan aktivitas di pelabuhan yang tinggi memiliki risiko penularan lebih besar.

Sedangkan Kota Kendari, dianggap sebagai pusat ekonomi, juga menjadi titik konsentrasi kasus.

Mobilitas penduduk tinggi, terutama di sektor tambang.

Upaya Pemprov Sultra, meminta dinas kesehatan kabupaten dan kota aktif sosialisasi.

Dokter Edy juga mengusulkan kolaborasi Balai Karantina Kesehatan, untuk memperketat skrining terhadap pendatang. Khususnya, bagi tenaga kerja dari luar daerah yang masuk ke Sultra.

Dinkes juga melakukan pendekatan kepada penderita, difokuskan penyampaian informasi terkait penularan HIV.

"Sehingga pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan mendorong perubahan perilaku, untuk menekan angka kasus kian tinggi," pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....