Hardiknas 2026, PT SCM Bangun SDM Routa Melalui Program Pendidikan
- 07 Mei 2026 11:13 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Konawe – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) menyerahkan bantuan fasilitas sarana penunjang pendidikan berupa fasilitas penunjang sekolah, program beasiswa bagi mahasiswa, hingga insentif honor untuk guru honorer di wilayah lingkar tambang Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.
Bantuan diserahkan langsung Kepala Teknik Tambang PT SCM, Didik Fotunadi, kepada perwakilan guru SDN Wiwirano Atas dan SDN Lalomerui, disaksikan Bupati Konawe bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Konawe.
Bantuan renovasi yang diberikan meliputi pembangunan sejumlah fasilitas tambahan di dua sekolah dasar, yakni SDN Lalomerui di Desa Lalomerui dan SDN Wiwirano Atas di Desa Walandawe. Fasilitas tersebut mencakup rumah dinas guru, ruang komputer, serta kantin sehat guna mendukung proses belajar mengajar dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih nyaman serta sehat bagi siswa dan tenaga pendidik.

Program renovasi sekolah dasar ini merupakan salah satu program unggulan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT SCM di bidang pendidikan. Berdasarkan hasil asesmen kebutuhan dan penentuan skala prioritas, kedua sekolah tersebut ditetapkan sebagai penerima manfaat program renovasi periode 2025–2026. “Ini Adalah bentuk komitment Perusahaan kami, terhadap Masyarakat setempat,” kata Didik Fortunadi di Konawe, Sabtu 4 Mei 2026.
“Total anggaran yang dikucurkan PT SCM untuk program renovasi sekolah dasar tersebut mencapai Rp4,1 miliar,” sambungnya.
Program insentif guru honorer tersebut telah berjalan sejak tahun 2024. Pada tahap awal, program tersebut menjangkau empat orang guru. Namun seiring berjalannya waktu, jumlah penerima manfaat terus meningkat hingga mencapai 45 guru dari berbagai jenjang pendidikan di Kecamatan Routa. Program tersebut kembali dilanjutkan pada tahun 2026 dengan total anggaran mencapai Rp737 juta.
PT SCM juga mengembangkan program beasiswa bagi mahasiswa asal Kecamatan Routa. Program Beasiswa Prestasi SCM pertama kali dilaksanakan pada 2024 dan berhasil menjaring 53 mahasiswa penerima manfaat.

Pada 2025, program beasiswa kemudian dikembangkan menjadi beberapa kategori, yakni Program Beasiswa Prestasi SCM, Program Bantuan Dana Pendidikan SCM, serta Program Beasiswa Kerja Sama SCM dengan Universitas Lakidende (Unilaki).
“Memasuki tahun 2026, jumlah penerima manfaat program beasiswa meningkat menjadi 136 mahasiswa. Para penerima beasiswa tersebut saat ini menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara, Kota Makassar, hingga sejumlah daerah lainnya di Indonesia,” ujarnya.
| Baca juga: Pesparawi Wadah Nilai Moderasi Beragama |
Infrormasi yang dihimpun secara keseluruhan, total anggaran program beasiswa PT SCM selama periode 2024–2026 tercatat mencapai lebih dari Rp1,5 miliar.
Melalui berbagai program pendidikan tersebut, PT SCM menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di wilayah sekitar tambang. Momentum Hardiknas pun menjadi pengingat pentingnya kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam memperluas akses pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan di Kecamatan Routa.
Secara terpisah, Kades Lalomerui, Taksir Unggahi, program yang disalurkan Perusahaan disektor Pendidikan ini telah dirasakan manfaatanya oleh masyarakat setempat, terkait dampak yang dirasakan, Kepala Desa Lalomerui menegaskan bahwa manfaat pembangunan sudah dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya di wilayahnya. “Di sektor pendidikan, telah dibangun fasilitas Sekolah Dasar lengkap dengan perumahan guru, laboratorium, dan kantin. Selain itu, terdapat program beasiswa bagi warga yang telah berjalan selama beberapa tahun,” jelasnya.
Sementara itu, Darmon, salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Routa di kawasan lingkar tambang, saat berunjuk rasa di Gedung DPRD beberapa waktu lalu, mengaku bersyukur dengan hadirnya investasi saat ini, karena anak-anak di wilayah tersebut sudah dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang tinggi. “Saya menegaskan, kehadiran kami ini bukan untuk membela perusahaan, melainkan mendukung investasi karena telah merasakan manfaatnya secara langsung,” ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....