Tradisi Nguopin Masyarakat Bali

  • 04 Mei 2026 10:54 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Tradisi Nguopin menjadi sorotan dalam acara Apresiasi Budaya Bahasa Bali yang disiarkan melalui RRI Pro 4 Kendari pada Minggu, 03 Mei 2026. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Blijul Pande dan Kadek Dana yang membahas makna serta nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi tersebut.

Dalam pemaparannya, Blijul Pande menjelaskan bahwa Nguopin merupakan tradisi gotong royong khas masyarakat Bali yang mencerminkan kebersamaan dan solidaritas sosial. Tradisi ini biasanya dilakukan dalam berbagai kegiatan adat maupun sosial, seperti persiapan upacara, pembangunan, hingga kegiatan kemasyarakatan lainnya.

Sementara itu, Kadek Dana menambahkan bahwa Nguopin tidak hanya sekadar membantu secara fisik, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga. “Melalui Nguopin, kita belajar tentang kebersamaan, saling menghargai, dan menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya, khususnya bahasa dan tradisi Bali di tengah masyarakat yang beragam. Melalui siaran radio, nilai-nilai budaya lokal diharapkan dapat terus dikenal dan dipahami oleh generasi muda, termasuk yang berada di luar daerah asalnya.

Dengan adanya Apresiasi Budaya Bahasa Bali, diharapkan tradisi seperti Nguopin tetap lestari dan terus diwariskan sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang penuh makna dan nilai kebersamaan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....