Ojek Online Jadi Pendorong Inklusi Keuangan Digital

  • 01 Mei 2026 18:15 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Peran ojek online sebagai motor penggerak inklusi keuangan digital kembali dibahas dalam dialog Sultra Sore Ini di RRI Pro 1 Kendari, Jumat 01 Mei 2026 Menghadirkan narasumber Yais Yaddi, City Manager GoTo Kendari, diskusi ini menyoroti dampak transformasi digital terhadap masyarakat lokal.

Dalam dialog tersebut, Yais Yaddi menjelaskan bahwa ojek online tidak hanya berfungsi sebagai layanan transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem ekonomi digital yang lebih luas. Kehadirannya membuka akses masyarakat terhadap berbagai layanan keuangan berbasis aplikasi.

“Ojek online menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk mengenal transaksi digital, mulai dari pembayaran non-tunai hingga penggunaan dompet elektronik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perkembangan ojek online di Kendari sejak beberapa tahun terakhir turut didukung oleh meningkatnya penggunaan smartphone. Keterkaitan antara teknologi dan layanan transportasi ini mempercepat adopsi digital di berbagai lapisan masyarakat, termasuk pelaku usaha kecil dan menengah.

Selain itu, para mitra pengemudi juga merasakan manfaat dari sistem keuangan digital, seperti kemudahan dalam menerima pembayaran, mengelola pendapatan, hingga akses terhadap layanan keuangan formal.

“Dari sisi ekonomi, ini menjadi sumber pendapatan baru sekaligus mendorong inklusi keuangan. Masyarakat yang sebelumnya belum tersentuh layanan perbankan kini mulai terhubung melalui platform digital,” jelasnya.

Dialog ini juga menyoroti bagaimana ojek online mampu menciptakan peluang ekonomi baru dan mendorong munculnya inovasi serta kompetitor di sektor serupa. Hal tersebut dinilai sebagai bagian dari dinamika ekonomi digital yang terus berkembang.

Melalui program Sultra Sore Ini, RRI Pro 1 Kendari menghadirkan ruang diskusi yang informatif dan relevan, sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan teknologi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan inklusi keuangan digital di daerah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....