Deforestasi Bikin Frustasi Saatnya Bersama Kita Cari Solusi
- 29 Apr 2026 18:38 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Isu deforestasi yang terus terjadi di berbagai wilayah menjadi perhatian serius, tidak hanya bagi pemerintah tetapi juga komunitas lingkungan. Kerusakan hutan yang berdampak pada perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, hingga bencana ekologis kian dirasakan masyarakat.
Hal ini menjadi topik utama dalam program Jaga Malam Pro 2 Kendari, Rabu 29 April 2026 yang menghadirkan Muhammad Laode Firmansyah dan Riyal dari Komunitas Lingkungan Beraksi sebagai narasumber.
Dalam dialog tersebut, Muhammad Laode Firmansyah mengungkapkan bahwa deforestasi yang terjadi saat ini bukan hanya persoalan penebangan hutan, tetapi juga berkaitan dengan lemahnya pengawasan dan kurangnya kesadaran masyarakat. “Kita sering melihat hutan berkurang, tapi respon kita masih minim. Padahal dampaknya sangat luas, dari banjir sampai krisis air bersih,” ujarnya.
Sementara itu, Riyal menambahkan bahwa rasa frustasi yang muncul di kalangan pegiat lingkungan harus diubah menjadi aksi nyata. Menurutnya, solusi tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat. “Mulai dari hal kecil seperti tidak membuka lahan secara sembarangan, hingga ikut dalam kegiatan penanaman pohon,” jelasnya.
Keduanya sepakat bahwa edukasi lingkungan perlu diperkuat, terutama bagi generasi muda, agar memiliki kesadaran sejak dini terhadap pentingnya menjaga hutan. Selain itu, kolaborasi antara komunitas, pemerintah, dan sektor swasta dinilai menjadi kunci dalam menekan laju deforestasi.
Melalui dialog ini diharapkan masyarakat semakin sadar bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Deforestasi memang bisa membuat frustasi, namun dengan langkah konkret dan kerja sama, solusi tetap bisa diwujudkan demi keberlanjutan lingkungan di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....