Disketapang Kendari Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal Hadapi Musim Kemarau
- 29 Apr 2026 08:31 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Ketahanan Pangan memastikan kesiapan menghadapi potensi kemarau panjang akibat fenomena El Niño yang diprediksi berdampak pada sektor pertanian tahun ini.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, menegaskan langkah antisipatif terus diperkuat melalui koordinasi lintas sektor, terutama dengan Perum Bulog sebagai penyangga utama cadangan pangan pemerintah.
“Koordinasi dengan Bulog menjadi kunci dalam menjaga ketersediaan pangan. Kami memastikan stok, khususnya beras, tetap dalam kondisi aman meski terjadi kemarau panjang,” ujarnya Rabu 29 April 2026.
Berdasarkan hasil komunikasi dengan Bulog wilayah Sulawesi Tenggara, cadangan beras dipastikan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam jangka waktu hingga satu tahun ke depan. Kondisi ini dinilai mampu meredam potensi gejolak pasokan dan harga akibat gangguan produksi.
Secara nasional, pemerintah melalui berbagai instrumen seperti cadangan beras pemerintah (CBP) dan program stabilisasi pasokan terus berupaya menjaga ketahanan pangan di tengah ancaman perubahan iklim. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya juga mengingatkan bahwa fenomena El Niño dapat memicu penurunan curah hujan yang berdampak pada produksi pangan.
Selain memastikan ketersediaan beras, Pemkot Kendari mendorong penguatan diversifikasi pangan berbasis kearifan lokal.
Abdul Rauf menyebut, daerah memiliki kekayaan pangan alternatif yang dapat menjadi penopang ketahanan pangan saat terjadi gangguan produksi beras.
“Sulawesi Tenggara memiliki beragam pangan lokal seperti sinonggi, kasuami, hingga kapurung. Ini menjadi kekuatan kita karena masyarakat tidak sepenuhnya bergantung pada beras,” jelasnya.
Menurutnya, pola konsumsi yang beragam menjadi keunggulan tersendiri dalam menghadapi risiko krisis pangan.
Diversifikasi juga dinilai mampu meningkatkan nilai ekonomi komoditas lokal sekaligus menjaga keberlanjutan budaya pangan tradisional.
Dengan kombinasi penguatan cadangan beras dan diversifikasi pangan, Pemerintah Kota Kendari optimistis mampu menjaga stabilitas pangan di tengah tantangan perubahan iklim, sekaligus memperkuat kemandirian pangan berbasis lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....