Wacana Sultra Dijadikan Gerbang Pertahanan Timur
- 28 Apr 2026 08:09 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Wilayah Sulawesi Tenggara diproyeksikan menjadi basis pertahanan udara utama di bagian timur Indonesia. Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) merencanakan penempatan skuadron pesawat tempur di Pangkalan Udara (Lanud) Haluoleo sebagai langkah strategis memperkuat kedaulatan wilayah udara nasional.
Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI M Tonny Harjono S.E., M.M, menegaskan pemilihan lokasi didasarkan pada posisi geografis yang sangat vital. Sulawesi Tenggara dinilai memiliki posisi kunci sebagai pintu masuk atau gerbang yang mengontrol akses menuju wilayah Indonesia Timur.
"Kami memilih wilayah Sultra karena sangat strategis bagi angkatan udara dan posisi ini dapat diibaratkan sebagai gerbang menuju Indonesia timur," ujar Marsekal TNI M Tonny Harjono usai kegiatan Semarak Dirgantara di Kendari,Senin 27 April 2026
Selain pengadaan alutsista terbaru, rencana ini juga mencakup penguatan satuan Pasukan Gerak Cepat (Pasgat) serta pembukaan kesempatan karier bagi putra-putri terbaik daerah Sulawesi Tenggara untuk bergabung dan dikembalikan mengabdi di wilayah sendiri .
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menyambut positif rencana besar tersebut. Ia melihat peluang besar di balik pengembangan infrastruktur militer , yaitu potensi peningkatan konektivitas dan ekonomi daerah.
"Kami mendorong agar pangkalan ini nantinya dapat berstatus internasional dan hal ini akan membuka akses Sultra lebih luas ke dunia luar, tidak hanya dari sisi pertahanan tetapi juga transportasi dan perekonomian," ujar Andi Sumangerukka.
Keberadaan kekuatan udara yang tangguh di Sultra diharapkan tidak hanya menjamin rasa aman, tetapi juga menjadi katalisator kemajuan. Sinergi antara pertahanan dan pembangunan ini diharapkan membawa dampak positif bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....